Seri Sepuluh Hukum

Seri Sepuluh Hukum (Bagian 7) – Hukum Ketiga (Bagian 2) – Jangan Sebut dengan Sembarangan

Shalom, selamat pagi adik-adik! Apa kabar?

Puji Tuhan kita selalu dalam keadaan luar biasa.

Hari ini kita belajar kembali hukum yang ketiga. Mari kita ulang lagi membaca hukum Tuhan yang ketiga, “Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.” (Keluaran 20:7)

Nah, adik-adik ternyata hukum yang ketiga ini selain kita tidak boleh bersumpah, kita juga tidak boleh menyebut “Tuhan” dengan sembarangan, apalagi dalam keadaan yang biasa. Itu tandanya kita tidak menghormati Tuhan.

Nah, kembali kita diingatkan di dalam buku Patriarch and Prophets 306.6 yang mencatatkan bahwa “Dengan menyebut nama Allah secara tidak hati-hati dalam pembicaraan-pembicaraan yang biasa, dengan memohonkan perkara-perkara yang remeh kepadaNya dan dengan sering mengulang-ulangi namaNya tanpa pemikiran, kita tidak menghormati Dia.” (Patriarch and Prophets 306.6) 

Mari kita lihat contohnya ya. Misal kita berkata: “Astaga Tuhan, Tuhan.” Atau jika kita berdoa kita mengucapkan kata diulang-ulang sebagai contoh kita berdoa, “Kami berdoa Tuhan, untuk teman kami yang sakit ya Tuhan, biar dia sembuh ya Tuhan, biar dia bisa kembali senang ya Tuhan, biarkan dia juga bisa bermain bersamaku lagi ya Tuhan”

Itu adalah contoh dari menyebut nama Tuhan dengan sembarangan.

Jadi, hari ini kita sudah belajar bagaimana kita tidak boleh menyebut nama Tuhan terlalu sering atau di dalam keadaan yang biasa apalagi dalam keadaan bercanda, jangan ya. Mari kita harus menyebut nama Tuhan dengan hormat.

Inilah renungan kita pada hari ini. Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 4) – Bermegah dalam Pengharapan

Setelah mengatakan bahwa melalui Kristus kita memperoleh jalan masuk kepada kasih karunia, Paulus melanjutkan dalam…

2 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

5 days ago