Seri Sepuluh Hukum

Seri Sepuluh Hukum (Bagian 6) – Hukum Ketiga (Bagian 1) – Sumpah Palsu

Shalom, apa kabar adik-adik?

Siapa yang masih ingat hukum keberapa yang sudah kita bahas? Ya! Kita sudah membahas hukum pertama dan kedua. Nah, hari ini kita akan membahas hukum yang ketiga ya! Mari kita baca apa isi hukum Allah yang ketiga.

“Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.”

Keluaran 20:7

Jadi, apa isi hukum yang ketiga? Kita tidak boleh menyebut nama Tuhan dengan sembarangan.

Apa ya maksud dari hukum ketiga yang melarang kita untuk menyebut nama Tuhan dengan sembarangan?

Mari kita baca di dalam buku Patriarch and Prophets yang menjelaskan mengenai hukum ketiga. Demikianlah dicatatkan, “Hukum ini bukan hanya melarang sumpah palsu dan sumpah-sumpah biasa, tetapi juga melarang kita untuk menggunakan nama Allah di dalam cara yang sembrono, tanpa menyadari akan artinya yang hebat itu.” (Patriarchs and Prophets 306.6)

Jadi, salah satu contoh pelanggaran terhadap hukum ketiga adalah bersumpah palsu dan sumpah-sumpah biasa. Hari ini kita akan membahas mengenai sumpah palsu. Apa maksudnya bersumpah palsu?

Sebelum kita membahas lebih lanjut, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sumpah berarti janji atau pernyataan yang diucapkan secara resmi dengan bersaksi kepada Tuhan atau kepada sesuatu yang dianggap suci.

Jadi, bersumpah palsu artinya kita memberikan pernyataan dengan janji bahwa kita tidak berbohong, namun ternyata kita berbohong.

Apa contohnya? Contohnya kita berbohong kepada teman kita dengan berkata, “Sumpah demi nama Tuhan, tadi saya melihat tupai.” Tapi sebenarnya kita tidak melihat dan hanya ingin agar ia percaya kepada kita sehingga mengucapkan hal demikian.

Ingat ya adik-adik, bersumpah palsu seperti itu bukanlah sikap yang Tuhan ingin kita miliki. Nah, sekarang mari kita lihat baca apa kata Tuhan di dalam Matius 5:33, “Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.”

Tidak boleh bersumpah palsu juga dicatatkan di dalam Imamat 19:12, “Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN.”

Jadi, pelajaran kita hari ini dalam hukum yang ketiga kita dilarang untuk menyebut nama Tuhan dengan sembarangan, yaitu dengan cara kita tidak boleh bersumpah palsu atau bohong demi nama Tuhan.

Jadi adik-adik, jika kita masih suka bersumpah palsu, mulai hari ini jangan dilakukan lagi ya dan ajak teman-teman kita yang lain juga ya agar tidak bersumpah palsu.

Inilah renungan kita pada pagi hari ini. Selamat pagi dan Tuhan memberkati

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 1) – Kuasa yang Mengubahkan Hidup

Ketika tiba di Efesus, Paulus bertemu dengan beberapa murid dan mengajukan sebuah pertanyaan yang menarik:…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 4) – Hati yang Mau Diajar

Di bagian akhir Kisah Para Rasul 18, Alkitab memperkenalkan seorang bernama Apolos. Ia adalah orang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

6 days ago