Seri Sepuluh Hukum

Seri Sepuluh Hukum (Bagian 17) – Hukum Keenam (Bagian 1) – Kata-Kata Dapat Membunuh

Shalom, selamat Sabat adik-adik. Siapa yang hari ini berbahagia? Puji Tuhan. Kakak juga hari ini bersukacita.

Ayo, kembali merenungkan Firman Tuhan, kakak mau tanya kita sudah membahas hukum kelima, siapa yang tau hukum keenam?

Betul, Keluaran 20:13 mencatatkan “Jangan membunuh.”

Nah, kira-kira apa ya yang dimaksud jangan membunuh ini. Kakak mau tanya, yang adik tau apa mengenai membunuh?

Orang yang membuat orang lain mati kak. 

Ya, betul itu tidak salah. Perintah yang keenam ini memberitahu kita. Bahwa kita tidak boleh membunuh sesama kita, karena itu adalah tindakan yang jahat dan mengerikan ya, itu adalah dosa. Namun, yang lebih jauh membunuh bukan saja membuat orang mati loh adik-adik, tetapi membunuh juga bisa kita lakukan dengan kata-kata. 

“Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

Matius 5:21-22

Nah artinya, dengan kata-kata kita juga bisa membunuh orang lain, bukan berarti dia mati, tetapi menyakiti perasaan orang lain dengan marah-marah, mengejek, bahkan juga berkata kasar berarti kita sudah berdosa melanggar hukum yang keenam. 

Apakah adik pernah marah-marah, mengejek atau berkata kasar?

Wah kalau pernah kita harus berdoa untuk meminta ampun kepada Tuhan atas dosa kita dan kita juga harus bertobat tidak lagi mengejek, berkata kasar atau hal lainnya dalam perkataan apalagi kita menyakiti sesama kita manusia dengan memukul itu juga tidak boleh ya.

Hari ini kita belajar bahwa Tuhan memberikan perintah agar kita tidak menyakiti sesama kita manusia.

Apakah adik mengerti?

Puji Tuhan.

Inilah renungan kita pada hari ini. Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 2) – Stefanus

Kemarin kita telah melihat bagaimana tujuh orang dipilih untuk melayani. Dari antara mereka, Alkitab secara…

7 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 1) – Tujuh Orang Dipilih

Pertumbuhan jemaat tidak selalu berjalan mulus—sering kali justru membawa tantangan. Dan sering kali, masalah terbesar…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 5 – Kepura-puraan

Apakah mungkin seseorang terlihat rohani di luar, tetapi sebenarnya tidak jujur di hadapan Tuhan? Pasal…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 4 – Tidak Pernah bisa Dibungkam

“Di segala zaman, saksi-saksi yang ditunjuk Allah telah membiarkan diri mereka dicela dan dianiaya demi…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

6 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 2 – Ketika Roh Allah Menguasai Hati

Pada hari Pentakosta, sesuatu yang luar biasa terjadi. Murid-murid yang sebelumnya takut, ragu, dan bersembunyi—tiba-tiba…

1 week ago