Seri Sepuluh Hukum

Seri Sepuluh Hukum (Bagian 11) – Hukum Keempat (Bagian 4) – Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

Shalom, selamat Sabat adik-adik semua.

Kita sudah banyak ya membahas mengenai hari Sabat. Hari Sabat apakah hari yang menyenangkan atau tidak? 

Hari yang senang.

Puji Tuhan kalau senang.

Kakak, saya mau tanya, apakah boleh nonton TV kalau hari Sabat?

Nah, pertanyaan yang baik. Kakak mau tanya dulu, apakah adik pernah menunggu papa adik ketika pulang?

Ya kak, saya tunggu papa pulang.

Bagaimana rasanya kalau papa kalau sudah datang?

Senang, ingin bercerita dan main sama papa.

Nah iya, karena adik mengasihi papa jadi waktu papa datang adik ingin menghabiskan waktu bersama papa, bukan? Ga mungkin adik-adik malah sibuk nonton TV atau main handphone sementara papa sudah pulang. 

Nah begitu juga hubungan kita dengan Tuhan. Kalau adik-adik mengasihi Tuhan maka saat hari Sabat tiba tidak mungkin kita malah sibuk nonton TV atau melakukan aktivitas duniawi lainnya. Karena kita rindu menghabiskan waktu bersama Tuhan, berbicara dengan Tuhan dalam doa dan ibadah.

Jadi, sebenarnya intinya hari Sabat kita harus senang menghabiskan waktu bersama Tuhan, tidak sibuk sendiri dengan urusan kita, tidak sibuk nonton TV atau YouTube yang tidak berkaitan dengan Firman Tuhan, tidak sibuk main handphone atau bermain game, tidak sibuk pergi jalan-jalan ke mall dan hal-hal dunawi lainnya.

Begitu ya kak, lalu hari Sabat kita melakukan apa kak?

Pertanyaan yang baik, hari Sabat kita bisa mengikuti teladan Yesus. Mari kita lihat apa yang dilakukan Yesus pada hari Sabat.

Lukas 4:16 “…menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.”

Matius 12:1 “Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum….”

Matius 12:12 “…berbuat baik pada hari Sabat.”

Lukas 13:14  “Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat…”

Wah, banyak ya yang bisa dilakukan pada hari Sabat kak.

Betul, banyak hal. Pada hari Sabat Ia pergi ke rumah ibadah dan membaca Alkitab, Yesus juga berbuat baik pada hari Sabat serta menyembuhkan orang yang sakit, Yesus dan muridnya juga berjalan di ladang gandum artinya Ia pergi ke alam untuk belajar kuasa Tuhan yang amat ajaib sebagai pencipta.

Oh, begitu ya kak.

Ia adik-adik.

Apakah sudah jelas?

Jelas kak. Pada hari Sabat kita tidak boleh sibuk main handphone atau melakukan hal duniawi lainnya dan kita harus menyiapkan waktu bersama Tuhan, dan juga boleh membaca Alkitab dan juga pergi ke alam untuk merenungkan ataupun mempelajari Firman Tuhan.

Baik, kakak berharap kita bisa sama-sama menikmati setiap hari sabat yang Tuhan berikan.

Inilah renungan kita pada hari ini. Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 2) – Stefanus

Kemarin kita telah melihat bagaimana tujuh orang dipilih untuk melayani. Dari antara mereka, Alkitab secara…

17 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 1) – Tujuh Orang Dipilih

Pertumbuhan jemaat tidak selalu berjalan mulus—sering kali justru membawa tantangan. Dan sering kali, masalah terbesar…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 5 – Kepura-puraan

Apakah mungkin seseorang terlihat rohani di luar, tetapi sebenarnya tidak jujur di hadapan Tuhan? Pasal…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 4 – Tidak Pernah bisa Dibungkam

“Di segala zaman, saksi-saksi yang ditunjuk Allah telah membiarkan diri mereka dicela dan dianiaya demi…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

7 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 2 – Ketika Roh Allah Menguasai Hati

Pada hari Pentakosta, sesuatu yang luar biasa terjadi. Murid-murid yang sebelumnya takut, ragu, dan bersembunyi—tiba-tiba…

1 week ago