Anak

Seri Sepuluh Hukum (Bagian 23) – Hukum Kesembilan (Bagian 1) – Jangan Mengucapkan Saksi Dusta

Shalom, selamat Sabat adik-adik semua. 

Kembali hari ini kita akan membahas sepuluh hukum Tuhan. Nah sekarang kita sudah sampai pada hukum yang kesembilan. Mari kita baca dulu apa bunyi dari hukum yang kesembilan.

Apa ya yang dimaksud dusta?
Berbohong kak

Betul. Dusta atau perkataan yang tidak benar atau berbohong, itulah arti kata itu.

“Perkataan bohong di dalam segala hal, setiap usaha atau maksud untuk menipu sesama kita, tercakup dalam hukum ini.”

Sejarah Para Nabi Jilid 1, 362.6

Siapa yang disini pernah berbohong?
Saya.

Kenapa berbohong?
Waktu itu mama tanya apakah saya makan coklat, lalu karena takut dimarahi maka saya jawab tidak. 

Wah, itu tidak boleh ya adik-adik. Mari kita berdoa meminta ampun pada Tuhan dan jangan diulangi lagi ya.
Iya kak.

Tuhan tidak menyukai hal yang bohong, sehingga Ia membuat peraturan itu adik-adik. Ia menyukai hal yang benar, Ia suka berkata benar, sehingga apapun yang Ia katakan dalam Alkitab selalu akan terjadi dan selalu benar.

Karakter Tuhan yang selalu berkata benar ini salah satunya kita bisa lihat pada kisah yang tertulis di dalam Kejadian 17 yaitu cerita bapak Abraham yang dijanjikan oleh Tuhan akan memperoleh seorang anak.

Padahal saat itu bapak Abraham dan istrinya sudah sangat tua. Namun, akhirnya Abraham memiliki anak dari Sara istrinya, yang dinamai Ishak. Itulah salah satu bukti bahwa Allah selalu berkata benar. 

Jadi pelajaran untuk kita, kita tidak boleh berbohong walau kita takut untuk berkata benar kita tidak boleh melakukannya ya adik-adik. Kita harus jujur.

Inilah renungan kita pada hari ini. Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

9 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 15) – Hukum Taurat dan Kasih Karunia

“Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak,…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 14) – Ketaatan Membawa Kehidupan

“Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 13) – Siapa yang Menguasai Hidup Kita?

“... maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran,…

5 days ago