Renungan

Waktu Kita adalah Milik Tuhan

Berbicara mengenai waktu, mari hari ini kita refleksikan sejenak kutipan di bawah ini:

“Waktu kita adalah milik Tuhan, dan sebagai orang Kristen, kita harus menggunakannya untuk kemuliaan Tuhan.”

To Be Like Jesus 82.6

Pertanyaan refleksi untuk kita:

  1. Apakah saya sudah menggunakan waktu dengan baik untuk kemuliaan nama Tuhan? Ataukah malah mempermalukan Tuhan?
  2. Apakah saya memiliki waktu khusus setiap hari untuk berdoa kepadanya? Ataukah saya memberikan waktu-waktu sisa untuk Tuhan? Jika ya, mulailah kita berikan waktu khusus, bukan waktu sisa untuk Tuhan.
  3. Apakah saya lebih memilih menghabiskan waktu untuk keplesiran? Ataukah saya memilih menghabiskan waktu untuk bisa lebih mengenal Tuhan?
  4. Apakah pada hari Sabat, kita mencuri waktu Tuhan 1-2 jam ataukah kita benar-benar menyucikan Sabat seutuhnya?

Pertanyakan dan refleksikan itu pada diri kita tanpa menunjuk kepada orang lain.

Pada saat kita hidup di akhir zaman seperti ini, Firman Tuhan berkata bahwa: “supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.” (1 Petrus 4:2)

Dan gunakan waktu-waktu kita untuk:

“…. merenungkan Taurat itu siang dan malam.”

Mazmur 1:2

“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

Markus 14:38

“Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang…”

Yohanes 9:4

“selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang…”

Galatia 6:10

Biarlah kita menghabiskan waktu kita dengan bijaksana dan sesuai kehendak Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago