Renungan

Virus Corona Part 16 – Bangunlah

Kemarin kita telah mempelajari apa itu penyakit sampar. Menariknya dalam Lukas 21:11 dikatakan bahwa “…di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan….”

Dalam Alkitab terjemahan King James Version dikatakan “And great earthquakes shall be in diverse places, and famines, and pestilences…” (Luke 21:11)

“Pestilences” berarti adalah wabah atau dikenal juga sampar. Mari kita teliti kembali bagaimana wabah terjadi, dahulu ada wabah yang terjadi yang menimpa penduduk Yehuda (Yeremia 21) kemudian wabah di antara orang Israel (2 Samuel 24:15) dan wabah penyakit lainnya.

Pernahkah kita berpikir bahwa Tuhan mengijinkan penyebaran virus corona (Wabah) untuk terjadi pada saat ini untuk membuka mata setiap dari kita terhadap nubuatan (Firman Tuhan mengenai masa depan) yang akan terjadi. Hal ini seharusnya membuat kita bangun dari tidur kerohanian kita selama ini.

“Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.”

Wahyu 6:8

Sejarah akan berulang, kejadian akan berulang seperti yang tertulis dalam Pengkhotbah 1:9, “Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.”

Oleh sebab itu, bangunlah dari tidur kerohanian kita. Marilah kita mempelajari kembali tanda akhir zaman dan semakin giat dalam mempersiapkan karakter kita untuk menghadapi masa itu sehingga kita didapati setia saat kedatangan Tuhan yang kedua kalinya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

12 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

6 days ago