Renungan

Seri Rumah Tangga – Latihlah Anakmu

Kita sering mendengar ayat yang berkata, “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.” (Amsal 22:6)

Kata didik dalam kamus besar bahasa indonesia berarti memelihara atau memberi latihan.

Di dalam bahasa inggris dikatakan, “Train up a child in the way he should go: and when he is old, he will not depart from it.” (Proverbs 22:6 – KJV)

Train up yang berarti juga memberi latihan.

Ada himbauan menarik dari buku Membina Anak yang Bertanggung Jawab: “Berikan latihan baik kepada anak lelaki dan anak perempuan. Oleh karena baik pria dan wanita mempunyai satu bagian dalam mengatur rumah tangga, maka anak-anak lelaki sebagaimana halnya anak perempuan harus memperoleh satu pengetahuan tentang tugas-tugas rumah tangga. Untuk membereskan tempat tidur dan mengatur sebuah kamar dengan baik, untuk mencuci piring, menyediakan makanan, mencuci dan menjahit pakaiannya sendiri, adalah satu latihan yang tidak akan menjadikan anak lelaki menjadi kurang jantan; hal ini akan menjadikan dia lebih berbahagia dan lebih berguna. Dan jikalau anak-anak perempuan, sebaliknya, dapat belajar untuk menjinakkan dan mengendarai seekor kuda, dan menggunakan gergaji dan palu, sebagaimana juga alat pembersih kebun dan cangkul, maka mereka akan lebih disanggupkan untuk menghadapi keadaan-keadaan darurat dalam hidup.” (Membina Anak yang Bertanggung Jawab 375.3)

Mari kita melatih anak-anak kita agar dalam masa-masa kehidupannya menjadi seorang yang berguna bagi masyarakat dan dalam pekerjaan Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

4 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 6) – Ketaatan

Tuhan telah memberikan janji melalui Paulus bahwa tidak seorang pun di kapal itu akan binasa.…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 5) – Aku Percaya kepada Allah

Di tengah badai yang belum juga reda, ketika semua orang mulai kehilangan harapan, Paulus berdiri…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 4) – Bersandar pada Tuhan

Badai terus mengamuk. Hari demi hari berlalu tanpa tanda-tanda cuaca akan membaik. “Setelah beberapa hari…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 3) – Di Tengah Badai

Tidak lama setelah kapal meninggalkan Pelabuhan Indah, keadaan berubah secara drastis. Alkitab mencatat: “Tetapi tidak…

5 days ago