Renungan

Terus Menerus Menolak

“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”

1 Yohanes 1:9

Apakah kita semua setuju dengan pernyataan bahwa: “Tidak ada dosa yang tidak akan diampuni! Semua dosa akan diampuni jika kita mau datang kepada-Nya dan mengakui dosa kita” bukan?

Dosa apapun akan diampuni karena firman TUHAN berkata: “… Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” (Yesaya 1:18)

Jika kita yakin bahwa semua dosa bisa diampuni, maka bagaimana mengenai ayat yang berkata: “Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni.” (Lukas 12:10)

Bukankah dari ayat di atas artinya ada dosa yang tidak bisa diampuni? Tetapi banyak ayat di Alkitab bahwa dosa kita bisa diampuni?

Apa artinya dosa menghujat atau melawan Roh Kudus?

“Dosa melawan Roh Kudus adalah dosa yang secara terus menerus menolak untuk merespon undangan akan pertobatan.”

The Review and Herald, June 29, 1897

Jadi, bukan tidak dapat diampuni, tetapi kita sendiri yang berulang kali menolak untuk merespon undangan pertobatan yang diberikan kepada kita.

Bagaimana dengan kita?

Mungkin kita sudah berulang kali diundang untuk bertobat, untuk berbalik dari tingkah laku kita yang salah, tapi karena keinginan daging kita, maka kita tidak mau melepaskan dosa kesayangan kita.

Tetapi Ia selalu memanggil kita untuk bertobat. Waktunya belum terlambat untuk kita bertobat!

Tuhan berkata: “… Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu!…” (Yehezkiel 33:11)

Mari kita berbalik kepada Tuhan dan memohon ampun kepada-Nya. Jangan terus menerus menolak panggilan-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

16 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

5 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…

6 days ago