Renungan

Tertolong Tepat pada Waktunya

Apakah saat ini kita merasa khawatir akan hidup kita? Khawatir dengan apa yang akan kita makan, minum, pakai, dan bahkan tempat tinggal. Mungkin ada banyak kekhawatiran kita khususnya di dalam kondisi yang mungkin tidak menentu seperti saat ini.

Mungkin kita khawatir apakah hari ini saya bisa hidup? Apakah keperluan saya hari ini akan tercukupi? Akankah saya akan tetap menolong orang lain jika hidup saya beberapa hari ke depan pun belum bisa dipastikan cukup?

Hari ini kami ingin mengingatkan saudara-saudara sekalian akan kesaksian dari saudara John Wycliff Siregar yang sudah pernah dibagikan di Youtube: https://youtu.be/fBuGYbVZDpw

Dari kesaksian yang dibagikan, maka teringat beberapa ayat Alkitab yang dicatatkan bahwa, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” (Filipi 4:19)

Janganlah kita takut! Percayalah kepada Tuhan bahwa Ia akan selalu mencukupkan segala keperluan kita karena “Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti.” (Mazmur 37:25)

Yesus sendiri berkata, “Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?” (Matius 6:26)

Dan kita tidak pernah tahu bagaimana cara Tuhan mencukupkan kebutuhan kita, tetapi pena inspirasi mencatat bahwa “Bapa kita di Surga memiliki ribuan cara untuk mencukupkan kita, dimana satu cara pun tidak kita ketahui.” (Help in Daily Living 21.2)

Jadi, percayalah kepada semua janji-janji Tuhan dan tetaplah setia sampai akhir.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

10 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

5 days ago