Renungan

Siapakah yang Mengajarkan Karakter Kita?

Kita mungkin sering mendengar bahwa Alkitab adalah pedoman kehidupan kita, bukan? Dan memang itu benar bahwa “Alkitab adalah pedoman hidup yang mengajarkan kita karakter yang harus kita miliki untuk kehidupan kekal di masa mendatang.” (Daughters of God 77.1)

Jadi, jika kita ingin agar karakter kita baik dan benar, maka belajarlah dari Alkitab, janganlah belajar dari buku-buku lainnya seperti komik-komik ataupun novel-novel. Mengapa? karena Alkitab sendiri mencatat, “Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.” (2 Timotius 3:15)

Alkitablah yang menuntun kita kepada keselamatan. Alkitab akan mengajarkan kita karakter yang seharusnya kita miliki.

Karakter apa saja yang diajarkan? Karakter untuk selalu berkata dan berlaku jujur, rendah hati, sabar, murah hati, tidak mementingkan diri sendiri, setia, lemah lembut, bisa mengendalikan diri, dan lain-lain.

Pertanyaan bagi kita, apakah kita sudah menjadikan Alkitab sebagai pedoman hidup kita? Ataukah kita menjadikan film-film drama, komik, novel itu menjadi pedoman hidup kita? Ingatlah bahwa “Alkitab adalah pedoman hidup yang mengajarkan kita karakter yang harus kita miliki untuk kehidupan kekal di masa mendatang.”

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh mengingatkan kita untuk selalu membaca Alkitab setiap hari dan jadikan Alkitab sebagai penuntun hidup kita.

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

23 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

6 days ago