Renungan

Seri Mengenai Batas (Bagian 3) – Melampaui Batas

Selama kita hidup di dunia ini, tentu ada begitu banyak rintangan yang dihadapi. Hal yang sama pula dialami orang Israel saat menuju ke Kanaan. 

Baru saja meninggalkan Mesir, mereka tak dapat melanjutkan perjalanan karena terhalang oleh Laut Merah. Apa yang harus dilakukan? Di sisi kanan dan kiri terdapat tebing, sedangkan di belakang ada tentara Mesir yang mengejar dan di depan terhalang Laut Merah. Seolah-olah tidak ada jalan keluar.

Namun, bagi Tuhan tidak ada jalan buntu. 

Tidak ada laut yang terlalu dalam untuk dibelah oleh Allah Sang Pencipta.

Tidak ada gunung terlalu tinggi yang tidak dapat dipindahkan-Nya.

Tidak ada badai terlalu keras untuk didiamkan. 

Tidak ada masalah yang terlalu besar yang tidak dapat diselesaikan oleh Tuhan.

Kuasa Tuhan adalah kuasa yang melampaui batas logika manusia karena Alkitab berkata, “Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, …” (Efesus 3:20)

Masalah terbesar apa yang pernah terjadi dalam hidupmu? Apakah itu masalah dalam pendidikan, masalah keluarga, atau tentang keuangan? Sesulit apakah persoalan yang kita hadapi? Seolah-olah tidak mungkin ada jalan keluar?

Apapun masalah kita hari ini, bawalah dalam doa dan serahkanlah kepada Tuhan “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Lukas 1:27)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

4 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago