Renungan

Sebagaimana Kita Ada…

Ada sebuah pernyataan yang sering kita dengar, “Datanglah pada Tuhan, karena Ia menerima kita sebagaimana kita ada.”

Hal ini merupakan kabar baik yang luar biasa bagi kita semua, orang-orang berdosa, karena tidak mungkin menunggu kita sempurna dulu baru datang kepada-Nya.

Tetapi yang lebih luar biasa lagi, Tuhan tidak membiarkan kita sebagaimana kita ada. Setelah Dia menerima kita apa adanya, Dia memberikan kita kemampuan dan kuasa untuk berubah menjadi lebih serupa dengan-Nya, kembali kepada citra kita yang semula yaitu sesuai dengan gambar dan rupa-Nya.

Karena itulah Roma 2:4b berkata, “Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?”

Saat seorang yang suka iri hati datang kepada Tuhan, Ia menerima orang itu apa adanya, tetapi Tuhan tidak akan membiarkannya menjadi seseorang yang iri hati selamanya. Ia akan menyadarkan dan mengubahnya.

Saat ada seorang pembohong, pencuri, dan siapapun dengan dosa kesayangannya datang kepada Tuhan, Ia menerima mereka, tetapi tidak membiarkan mereka hidup dengan dosa kesayangannya itu. Kasih-Nya akan membuat manusia bertobat dari dosa-dosanya.

Itulah pengharapan dan kabar baik yang kita miliki. Datanglah pada-Nya dan rasakan kuasa dan mukjizat-Nya yang menerima sebagaimana kita ada dan mengubahkan kita menjadi seseorang yang kembali pada gambar dan rupa-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

17 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago