Renungan

Rumah yang Bahagia

“Alkitab menceritakan sebuah rumah yang memiliki kebahagiaan dan sinar matahari yang kekal, dimana tidak akan ditemukan tangisan atau kekurangan.”

My Life Today 160.2

Dimanakah referensi ayat tersebut? Mari kita baca dalam Wahyu 21:3-4, “Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

Sebuah rumah yang luar biasa ya? Allah sediakan bagi kita semua sebuah tempat dimana tidak ada lagi kematian atau pun tangisan. Pertanyaannya, “Maukah kita ke sana?” Jika ya, maka pastikan kita selalu berada di pihak Allah, bukan di pihak Setan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

2 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

1 day ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

5 days ago