Renungan Kitab Yesaya

Perenungan Yesaya 42 – Jadilah Terang di mana pun Kita Berada

Bagi kita yang mengaku sebagai pengikut Kristus atau pun umat Tuhan, mari kita baca ayat di bawah ini.

Sebagai jemaat Allah, kita diminta untuk menjadi terang. Mengenai maksud Allah bagi jemaat-Nya, mari kita baca kutipan di bawah ini:

“Jemaat adalah agen yang ditentukan oleh Allah untuk keselamatan manusia. Jemaat itu telah diorganisasikan untuk pelayanan, dan tugasnya ialah membawa kabar Injil ke seluruh dunia. Sejak awal sudah menjadi rencana Allah bahwa melalui sidang-Nya akan dipantulkan kepada dunia kepenuhan dan kecukupan-Nya. Para anggota gereja, yaitu mereka yang telah dipanggil-Nya keluar dari kegelapan menuju ke terang-Nya yang ajaib, haruslah menunjukkan kemuliaan-Nya. Jemaat itu adalah tempat penyimpanan kekayaan kasih karunia Kristus; dan melalui sidang-Nya itu akhirnya akan dinyatakan, bahkan kepada ‘pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa di surga,’ pertunjukan yang terakhir dan sepenuhnya dari kasih Allah. Efesus 3:10.”

The Acts of the Apostles 9.1

Apakah kita sudah melayani dan membawa kabar Injil ke seluruh dunia? Apakah kita sudah menunjukkan kemuliaan-Nya melalui perkataan dan perbuatan kita?

Jadilah terang di mana pun kita berada. Karena Yesus berkata, “Kamu adalah terang dunia…. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:14, 16)

Ada satu lagu yang sangat baik untuk kita dengar sehubungan dengan renungan kita hari ini yang bisa didengarkan di: https://youtu.be/4CmPb8bteDE?si=aUwAjBDojP1yiUgZ 

Renungkan setiap kalimat di lagu tersebut dan biarlah kita bisa menjadi terang di mana pun kita berada.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 6) – Kesabaran dan Kemurahan Allah

“Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda…

16 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

4 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

5 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

6 days ago