Renungan Kitab Yesaya

Perenungan Yesaya 36 – Percayakan Hidup Kita kepada Tuhan

Berapa banyak dari kita yang sering berharap kepada manusia serta kekuatan dan kekayaannya? Ketika kita berada di dalam masalah, berapa sering kita meminta pertolongan manusia sebagai yang utama dibandingkan berdoa dan meminta pertolongan dari Tuhan?

Ada kutipan yang baik mengenai hal ini. Mari kita sama-sama baca.

“Saya sangat menyesal karena manusia yang ingin taat kepada Allah terlalu percaya pada simpati manusia dan pertolongan manusia yang sering kali mengecewakan. Namun Allah, Allah yang hidup, tidak berubah…. Jadikan Tuhan sebagai kepercayaanmu sepenuhnya. Berdoa, berdoa, berdoa, berdoa dengan iman. Maka percayakanlah pemeliharaan jiwamu kepada Allah. Dia akan menepati apa yang dipercayakan kepada-Nya sampai hari itu tiba. . . . Berjalanlah dengan rendah hati bersama Allah. Allah melihat setiap duka, setiap kesedihan, setiap cobaan yang menimpa jiwa manusia, dan Dia tahu bagaimana cara menggunakan balsamnya….”

That I May Know Him 268.2

Jadi, marilah kita percayakan hidup kita kepada Tuhan sepenuhnya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

11 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago