Renungan Kitab Yesaya

Perenungan Yesaya 11 – Bumi yang Baru

Saat saya membaca pasal ini, saya melihat gambaran mengenai Kristus (ayat 1-5) dan ayat selanjutnya (ayat 6-9) saya melihat gambaran mengenai Bumi yang baru. Saya tertarik ayat 6-9. Mari kita baca ayat yang menggambarkan Bumi yang baru yang akan menjadi tempat tinggal umat-umat-Nya yang setia.

Suatu gambaran yang sangat indah bukan? 

“Singa, yang sangat kita takuti dan mengerikan di dunia ini, kemudian akan berbaring bersama-sama dengan domba, dan segala sesuatu di Bumi yang baru penuh dengan kedamaian dan keharmonisan. Pepohonan di Bumi yang baru akan lurus-lurus dan tinggi-tinggi, tanpa cacat cela.”

Maranatha 355.4

Percayalah bahwa di Bumi yang baru tidak ada lagi kejahatan dan semua hal yang mengerikan sudah tidak ada lagi. Itulah sebabnya sampai dikatakan bahwa domba dan singa bisa makan bersama-sama bahkan anak-anak bermain ke sarang ular. Semuanya aman dan tidak akan ada yang menderita. Mengapa? Karena dosa sudah tidak ada lagi. 

Apakah kita mau berada di Bumi yang seperti itu? Jika iya, tetaplah setia karena “… orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.” (Wahyu 21:8)

Jadi, pastikan kita menjadi orang yang setia kepada Tuhan sampai akhir dan melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

5 days ago