Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 49 – Perhatian Tuhan dan Kita

Pasal ini berisi nubuat terhadap bangsa-bangsa di sekitar Israel: Amon, Edom, Damsyik, Kedar, Hazor, dan Elam. Melalui Yeremia, Tuhan menyatakan bahwa bangsa-bangsa tersebut tidak luput dari penghakiman-Nya.

Namun di tengah nubuat tentang penghukuman atas Edom, di antara berita tentang kehancuran, Tuhan menyisipkan kalimat penuh belas kasih: “Tinggalkanlah anak-anak yatimmu, aku akan menghidupi mereka; biarlah janda-jandamu menaruh kepercayaan padaku!” (Yeremia 49:11)

Ini menunjukkan akan kasih Tuhan. Bahkan ketika murka-Nya dinyatakan karena dosa, Ia tetap memperhatikan yang lemah, yatim, dan janda.

Tuhan tidak pernah menutup mata terhadap penderitaan orang tak berdaya. Ia memberi jaminan perlindungan bagi mereka yang kehilangan sandaran manusia, agar mereka belajar percaya sepenuhnya kepada-Nya.

“Para janda dan anak yatim adalah objek pemeliharaan khusus Tuhan.”

The Ministry of Healing 202.1

Hari ini kita diingatkan bahwa sebagai umat Tuhan, kita juga perlu secara khusus memperhatikan para janda dan anak yatim. Selain itu, percayalah bahwa Tuhan juga mengasihi mereka.

Kiranya renungan ini boleh mengingatkan dan menguatkan kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

6 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago