Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 36 – Peringatan dan Kesempatan

“Dalam usaha membawa perhatian orang-orang yang berbakti di bait suci, dan para pemuka serta raja, kepada nasihat-nasihat yang tertulis dalam gulungan kitab yang diilhamkan itu, Allah dengan kemurahan memberi peringatan kepada orang-orang Yehuda demi kebaikan mereka.”

Prophets and Kings 435.1

Apa peringatan atau amaran yang diberikan? Mari kita baca ayat 3.

“Allah merasa kasihan kepada manusia yang bergumul dalam kebutaan kesesatan; Ia berusaha untuk menerangi pengertian yang digelapkan dengan menyampaikan teguran-teguran dan ancaman-ancaman yang dirancang untuk membuat orang-orang yang paling dihormati menyadari kebodohan mereka dan menyesali kesalahan-kesalahan mereka. Ia berusaha membantu mereka yang merasa puas diri agar tidak puas dengan pencapaian mereka yang sia-sia dan mencari berkat rohani melalui hubungan yang erat dengan surga.”

Prophets and Kings 435.1

“Rencana Allah bukanlah untuk mengirimkan utusan yang akan menyenangkan dan menyanjung orang berdosa; Ia tidak menyampaikan pesan damai untuk meninabobokan orang yang tidak menyucikan diri sehingga merasa aman. Sebaliknya, Ia memberikan beban berat pada hati nurani orang yang berbuat salah dan menusuk jiwanya dengan anak panah keyakinan yang tajam.”

Prophets and Kings 435.2

Ayat ini menunjukkan hati Allah yang penuh kasih dan sabar. Meskipun umat-Nya terus berdosa, Ia masih berkata, “Mungkin mereka akan berbalik.”

Kata “mungkin” ini menggambarkan harapan kasih Allah tidak pernah memaksa, tetapi selalu memberi kesempatan untuk kembali. Ini adalah undangan bagi kita semua.

Mari kita sambut undangannya bukan dengan sikap acuh atau penolakan, tetapi dengan hati yang lembut, siap untuk mendengar, bertobat, dan mengalami pengampunan dan pemulihan yang Dia janjikan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

10 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago