Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 18 – Bejana

Salah satu perikop pada pasal ini sangat terkenal hingga dibuat juga menjadi lagu. Tuhan menggunakan sebuah perumpamaan yang hidup.

Tuhan mengutus Yeremia untuk pergi ke rumah seorang tukang periuk. Di sana Yeremia melihat tukang periuk sedang membentuk bejana dari tanah liat. Ketika bejana itu rusak di tangannya, ia membuatnya menjadi bejana lain sesuai dengan apa yang ia kehendaki.

Tuhan berbicara melalui perumpamaan ini bahwa Israel adalah seperti tanah liat di tangan-Nya, begitu juga kita.

Tuhan tidak memaksa, tetapi ketika kita menyerahkan diri kita kepada-Nya, maka “kehidupan dibentuk menurut teladan ilahi.” (Our High Calling 335.5)

“Serahkan dirimu kepada Yesus, untuk dibentuk dan dibuat oleh-Nya, agar kamu dapat dijadikan bejana kehormatan. Pencobaan-pencobaanmu, buah pikiran, perasaan-perasaanmu, semuanya harus diletakkan di kaki salib. Maka jiwa siap mendengarkan firman pengajaran ilahi.”

Mind, Character, and Personality, Vol. 2, 541.1

Maukah kita dibentuk dan dibuat oleh Allah? Jika kita mau, maka serahkan hidup kita kepada-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

18 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

6 days ago