Renungan Kitab Ulangan

Perenungan Ulangan 28 – Ketaatan Sempurna

Inti dari pasal ini adalah berkat dan kutuk. Semua orang tentu ingin mendapat berkat. Bagaimana caranya?

Apakah melakukan segala perintah Tuhan itu penting?

“Pada saat ini, Allah menuntut persis apa yang Ia tuntut dari pasangan kudus di Eden— ketaatan sempurna kepada tuntutan-Nya. Hukum-Nya tetap sama di segala zaman.”

Faith and Works 52.1

“Meskipun iman sejati sepenuhnya percaya kepada Kristus untuk keselamatan, iman itu akan menuntun pada keselarasan sempurna dengan hukum Allah. Iman dinyatakan melalui perbuatan.”

Faith and Works 52.2

Rasul Yohanes menyatakan, “Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran.” (1 Yohanes 2:4).

“Hukum Allah adalah satu-satunya standar kekudusan yang benar. Melalui hukum inilah karakter harus dinilai.”

Faith and Works 52.3

Jadi, penting sekali untuk kita menaati semua perintah-Nya.

“Berkat atau kutukan kini menanti umat Allah—berkat jika mereka keluar dari dunia dan terpisah, serta berjalan di jalan ketaatan yang rendah hati; dan kutukan jika mereka bersatu dengan para penyembah berhala, yang menginjak-injak tuntutan surgawi yang tinggi. Dosa dan kejahatan Israel yang memberontak dicatat dan gambarannya disajikan di hadapan kita sebagai peringatan bahwa jika kita meniru teladan pelanggaran mereka dan menjauh dari Allah, kita pasti akan jatuh seperti mereka.”

Testimonies for the Church Vol. 1, 609.2

Jadi, ketaatan akan mendatangkan berkat dan ketidaktaatan akan mendatangkan kutuk. Tuhan memberi pilihan yang jelas, dan keputusan ada pada kita: mau hidup dalam jalan berkat atau jalan kutuk.

Ketaatan dimulai dari mendengar dan melakukan firman Tuhan setiap hari, bukan hanya di saat kita butuh pertolongan-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

23 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

6 days ago