Renungan Kitab Ulangan

Perenungan Ulangan 19 – Kota Perlindungan

Ada hal menarik dari pasal ini mengenai kota perlindungan. Baca atau dengarkan penjelasan lengkapnya di pasal ini.

Secara sederhana, kota perlindungan adalah kota-kota khusus yang disediakan Tuhan sebagai tempat aman bagi orang yang tidak sengaja membunuh seseorang. Mereka dapat melarikan diri ke kota ini agar tidak dibunuh oleh penuntut darah (kerabat korban).

Lalu bagaimana jika pembunuhan disengaja? Apakah boleh mendapatkan perlindungan juga di kota perlindungan?

Jadi syarat untuk bisa masuk ke kota perlindungan adalah jika orang itu membunuh tanpa disengaja dan tidak ada benci. Dan jika terbukti pembunuhan dilakukan dengan sengaja, orang itu diserahkan untuk dihukum mati.

Pelajaran apa yang bisa diambil mengenai kota perlindungan?

“Kota-kota perlindungan yang telah ditetapkan bagi umat Allah pada zaman dulu adalah satu lambang dari perlindungan yang disediakan di dalam Kristus. Juruselamat yang penuh rahmat yang sama, yang telah menetapkan kota-kota perlindungan yang sementara itu, oleh menumpahkan darah-Nya sendiri telah menyediakan bagi pelanggar-pelanggar hukum Allah satu tempat berlindung yang pasti, ke kota mana mereka bisa melarikan diri untuk menyelamatkan diri dari kematian yang kedua. Tidak ada kuasa yang dapat merebut dari tangan-Nya jiwa-jiwa yang telah pergi kepada-Nya untuk memperoleh keampunan.”

Patriarchs and Prophets 516.3

Jadi, kota perlindungan adalah gambaran dari perlindungan dalam Kristus. Seperti kota perlindungan menyelamatkan orang dari hukuman mati, Yesus adalah tempat perlindungan kita dari hukuman dosa (Ibrani 6:18).

Maukah kita mendapatkan perlindungan dari Tuhan? Datanglah pada-Nya agar kita bisa berlindung dan menyelamatkan diri kita dari kebinasaan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

1 hour ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

5 days ago