Tentu saja setiap dari kita akan memiliki pelajaran yang berbeda-beda saat membaca atau mendengarkan Rut pasal 2. Dan hari ini saya akan bagikan hasil perenungan saya dari Rut 2:2.
Saya tertarik dengan kata-kata “memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati” artinya ada orang yang murah hati yang membiarkan bulir-bulir jelainya diambil oleh orang lain. Orang yang murah hati atau roh kedermawanan inilah yang diajarkan TUHAN kepada umat-Nya.
Hukum yang mana? Mari kita sama-sama baca di Imamat 19:9-10 dan Ulangan 24:19.
“Pada waktu kamu menuai hasil tanahmu, janganlah kausabit ladangmu habis-habis sampai ke tepinya, dan janganlah kaupungut apa yang ketinggalan dari penuaianmu. Juga sisa-sisa buah anggurmu janganlah kaupetik untuk kedua kalinya dan buah yang berjatuhan di kebun anggurmu janganlah kaupungut, tetapi semuanya itu harus kautinggalkan bagi orang miskin dan bagi orang asing; Akulah TUHAN, Allahmu.”
Imamat 19:9-10
“Apabila engkau menuai di ladangmu, lalu terlupa seberkas di ladang, maka janganlah engkau kembali untuk mengambilnya; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda — supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala pekerjaanmu.”
Ulangan 24:19
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.