Renungan Kitab Nehemia

Perenungan Nehemia 3 – Mengapa Dicatat?

Saat membaca pasal ini, kita mungkin melihat beberapa nama atau kaum yang disebutkan. Ada beberapa dari kita mungkin malas membacanya atau merasa tidak penting. Tetapi ada ayat yang menarik karena ternyata ada orang yang tidak membantu pekerjaan Tuhan dan dituliskan di dalam Alkitab. Apa tujuannya? Mari kita bahas hari ini.

Di pasal ini dicatatkan siapa saja yang membantu pekerjaan Tuhan dan apa yang mereka lakukan, tetapi pada ayat 5 dicatatkan demikian, “dan berdekatan dengan dia orang-orang Tekoa. Hanya pemuka-pemuka mereka tidak mau memberi bahunya untuk pekerjaan tuan mereka.” (Nehemia 3:5)

Artinya ada orang-orang yang tidak mau membantu yaitu orang-orang Tekoa. Lalu pertanyaannya adalah mengapa yang tidak membantu juga dicatat? Sekarang mari kita baca kutipan di bawah ini:

“Di antara mereka yang harus meniru semangat keberanian dan ketekunan Nehemia ialah para imam. Oleh sebab kedudukan mereka yang berpengaruh, maka orang-orang ini dapat berbuat banyak untuk memajukan atau menghalangi pekerjaan itu; dan kesediaan mereka untuk bekerja sama, sejak pertama sekali, tidak sedikit memberikan andil untuk kemajuan pekerjaan itu. Sebagian besar pembesar dan penguasa Israel muncul dengan tulus ikhlas kepada kewajiban mereka, dan orang-orang yang setia ini disebutkan dengan hormat di dalam buku Allah. Ada beberapa orang, yakni pemuka-pemuka Tekoa, yang “tidak mau memberi bahunya untuk pekerjaan tuan mereka.” Kenangan terhadap hamba-hamba yang malas ini ditandai dengan malu dan telah diserahkan sebagai suatu amaran kepada segala keturunan di masa yang akan datang.”

Prophets and Kings 638.5

Jadi, baik yang membantu maupun yang tidak membantu dicatat sebagai pengingat. Khususnya bagi hamba yang malas, maka ini menjadi peringatan untuk kita semua agar kita tidak malas untuk ikut ambil bagian dalam pekerjaan Tuhan.

Marilah kita setia dan dengan tulus ikhlas membantu pekerjaan Tuhan, apa pun bagian atau tugas kita.

Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 14) – Tidak Ada yang Dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada…

10 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 13) – Jika Allah di Pihak Kita

“… Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 12) – Allah Menuntun Kita Menuju Kemuliaan

“Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 11) – Dibentuk Menjadi Serupa dengan Kristus

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 10) – Allah Turut Bekerja untuk Mendatangkan Kebaikan

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

5 days ago