Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 32 – Dosa Daud Diampuni

Mazmur pasal 32 adalah mazmur pertobatan. Di pasal ini ditunjukkan ada berkat di dalam pengampunan dosa.

Di dalam Bible Commentary dicatatkan bahwa pasal ini “… disusun setelah Daud melakukan dosa beratnya dengan Batsyeba (lihat Patriarchs and Prophets 724) dan merupakan catatan pengakuannya dan pengampunan yang diperolehnya (lihat 2 Sam. 11; 12).” (Nichol, Francis D.: The Seventh-day Adventist Bible Commentary : The Holy Bible With Exegetical and Expository Comment. Washington, D.C. : Review and Herald Publishing Association, 1978 (Commentary Reference Series), S. Ps 32:1)

Tak heran jika kita baca ayat pertama dari kitab Mazmur pasal 32 ini, Daud mencatat, “…  Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!” (Mazmur 32:1)

Bagaimana agar dosanya diampuni?

“Daud diampuni atas pelanggarannya karena dia merendahkan hatinya di hadapan Tuhan dalam pertobatan dan penyesalan jiwa, dan percaya bahwa janji Tuhan untuk mengampuni akan digenapi. Dia mengakui dosanya, bertobat, dan diubahkan kembali.”

The SDA Bible Commentary Vol. 3, 1146.3

Jadi, jika kita ingin mendapat pengampunan dari dosa kita, kita harus merendahkan hati kita akui dosa, menyesal, dan bertobat. Maka percayalah akan janji Tuhan, yaitu “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yohanes 1:9)

Jika dosa Daud yang berzina dan juga merencanakan pembunuhan dan melakukan itu diampuni, begitu juga dengan semua dosa kita. Akui semua dosa kita.

Apa pun dosa kita, akui itu di hadapan Tuhan dengan segala kerendahan hati dan penyesalan dan bertobatlah, maka Ia akan mengampuni dosa kita.

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh menolong kita semua untuk mengakui dosa kita kepada Tuhan agar kita mendapat pengampunan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 4) – Tetap Bersukacita Meski Ditolak

Setelah pemberitaan Paulus di Antiokhia Pisidia, banyak orang tertarik mendengarkan firman Tuhan. Bahkan pada hari…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 3) – Jangan Menyia-nyiakan Kesempatan

“Dari Perga mereka melanjutkan perjalanan mereka, lalu tiba di Antiokhia di Pisidia. Pada hari Sabat…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 2) – Jangan Menolak Terang Kebenaran

Setelah diutus, Paulus dan Barnabas mulai memberitakan Injil ke berbagai tempat. Dalam perjalanan itu, mereka…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 1) – Dipanggil untuk Pekerjaan Tuhan

Kisah Para Rasul pasal 13 menjadi titik penting dalam perjalanan pekabaran Injil. Di pasal inilah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 3) – Ditinggikan atau Direndahkan?

Setelah peristiwa pembebasan Petrus, kisah beralih kepada Raja Herodes. Ia tampil di hadapan rakyat dengan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 2) – Ketika Tuhan Menjawab di Luar Dugaan

Mari kita lanjutkan Kisah Para Rasul pasal 12, ketika Petrus berada di dalam penjara. Situasinya…

6 days ago