Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 145 – Kita Bebas Memilih

Setiap hari tentu saja kita diperhadapkan dengan pilihan. Mulai dari kita bangun tidur kita sudah diberikan pilihan untuk bangun lalu berdoa atau kita tidur lagi atau pilihan lainnya. Kehidupan kita penuh dengan pilihan.

TUHAN memberikan kepada kita kebebasan untuk memilih. Memilih untuk ikut Dia atau tidak. Tetapi setiap pilihan yang kita pilih tentu ada konsekuensinya. Kira-kira manakah yang kita pilih? Mengikut Yesus atau tidak?

Pemazmur mencatat, “TUHAN menjaga semua orang yang mengasihi-Nya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-Nya.” (Mazmur 145:20)

Akhir dari kehidupan orang benar atau orang-orang yang mengasihi TUHAN adalah hidup yang kekal, tetapi akhir dari kehidupan orang fasik adalah kebinasaan.

Tentu semua orang ingin hidup kekal, tetapi ingatlah bahwa “Allah tidak memilih-milih mana yang akan binasa, kecuali itu atas pilihan sendiri. Allah telah menetapkan dalam Firman-Nya syarat-syarat di mana satu jiwa akan dipilih untuk menerima hidup kekal – penurutan kepada hukum-Nya, melalui iman kepada Kristus.” (Our Father Cares 16.4)

Manakah yang kita pilih? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

11 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

5 days ago