Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 119 – Manfaat Hukum Taurat

Hari ini kita memasuki pasal terpanjang di seluruh Alkitab, yaitu Mazmur pasal 119 yang mana terdapat 176 ayat. Kita sudah pernah membahas mengenai pasal dan ayat yang tidak ada di aslinya.

Walau pasal ini panjang, kami sangat merekomendasikan untuk dibaca atau didengarkan secara keseluruhan. Siapkan waktu khusus untuk membaca atau mendengarkannya secara saksama dan penuh doa. 

Sekarang mari kita perhatikan judul perikop yang diberikan untuk pasal terpanjang ini:

(TB) Bahagianya orang yang hidup menurut Taurat TUHAN
(ILT3) Doa dan renungan tentang Torah 

Jadi, pasal ini berbicara mengenai Taurat TUHAN dan pemazmur menyatakan betapa istimewanya Taurat TUHAN. 

Pemazmur juga memberikan contoh-contoh berdasarkan pengalamannya sendiri mengenai istimewa dan manfaat yang dirasakan dari hukum Taurat terhadap dirinya sendiri. 

Itulah sebabnya pemazmur mengawali pasal ini dengan pernyataan, “Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN.” (Mazmur 119:1) 

Dari sekian banyak, saya ingin berbagi pengalaman pemazmur mengenai manfaat yang ia rasakan dari hukum Taurat, yaitu lebih memiliki kebijaksanaan, akal budi dan pengertian dari pada yang lain. Mari kita baca ayatnya. 

“Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku, sebab selama-lamanya itu ada padaku. Aku lebih berakal budi dari pada semua pengajarku, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan.  Aku lebih mengerti dari pada orang-orang tua, sebab aku memegang titah-titah-Mu.”

Mazmur 119:98-100

Kiranya Mazmur pasal 119 dan renungan hari ini boleh menjadi pedoman dalam hidup kita. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

16 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

6 days ago