Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 104 – Jam Tangan Saja Ada Penciptanya

Apakah Anda percaya bahwa ada Pencipta yang menciptakan semuanya? Jika kita percaya, apakah kita juga percaya bahwa Pencipta kita tidak meninggalkan ciptaannya?

Ada orang percaya bahwa dunia ini terjadi secara alamiah tanpa ada Pencipta. Ada juga orang yang percaya memang ada Pencipta yang menciptakan, tetapi oknum tersebut meninggalkan ciptaannya setelah selesai menciptakan. Dan ada banyak teori lainnya.

Sekarang perhatikan jam tangan kita. Apakah menurut kalian jam tangan kita terjadi dengan sendirinya tanpa ada yang merangkai atau menciptakan? Apakah jika kita taruh komponen jam tangan di sebuah kamar dan kita biarkan beberapa tahun, maka ia pelan-pelan membentuk jam tangan? Tentu tidak! Jam tangan saja ada yang menciptakan, apalagi dunia dan segala isinya.

Sekarang mari kita lihat apakah Pencipta kita meninggalkan kita setelah Ia menciptakan?

Jika jam tangan yang kita pakai tidak kita pelihara, apakah dia akan tetap berjalan? Tentu tidak. Kita harus ganti baterainya atau jam digital tertentu harus kita charge. Dia tidak akan berjalan selamanya. Harus ada yang memelihara dan menjaga.

Begitu pula dengan dunia kita, Pencipta kita bukanlah oknum yang akan meninggalkan ciptaannya begitu saja. Ia tetap menjaga dan memelihara kita.

Itulah sebabnya pemazmur berkata, “Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.” (Mazmur 104:24)

Jika hari ini ada kekhawatiran dalam diri kita, pemazmur juga berkata, “Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.” (Mazmur 55:23)

Jadi, ingatlah bahwa kita mempunyai Pencipta yang sangat mengasihi kita dan memelihara kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 4) – Tetap Bersukacita Meski Ditolak

Setelah pemberitaan Paulus di Antiokhia Pisidia, banyak orang tertarik mendengarkan firman Tuhan. Bahkan pada hari…

9 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 3) – Jangan Menyia-nyiakan Kesempatan

“Dari Perga mereka melanjutkan perjalanan mereka, lalu tiba di Antiokhia di Pisidia. Pada hari Sabat…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 2) – Jangan Menolak Terang Kebenaran

Setelah diutus, Paulus dan Barnabas mulai memberitakan Injil ke berbagai tempat. Dalam perjalanan itu, mereka…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 1) – Dipanggil untuk Pekerjaan Tuhan

Kisah Para Rasul pasal 13 menjadi titik penting dalam perjalanan pekabaran Injil. Di pasal inilah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 3) – Ditinggikan atau Direndahkan?

Setelah peristiwa pembebasan Petrus, kisah beralih kepada Raja Herodes. Ia tampil di hadapan rakyat dengan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 2) – Ketika Tuhan Menjawab di Luar Dugaan

Mari kita lanjutkan Kisah Para Rasul pasal 12, ketika Petrus berada di dalam penjara. Situasinya…

6 days ago