Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 3) – Di Tengah Badai

Tidak lama setelah kapal meninggalkan Pelabuhan Indah, keadaan berubah secara drastis.

Alkitab mencatat:

Angin yang sebelumnya bertiup sepoi-sepoi kini berubah menjadi badai yang dahsyat.

Kapal tidak lagi dapat dikendalikan. Para awak kapal berusaha sekuat tenaga menyelamatkan kapal. Mereka mengikat badan kapal, menurunkan layar, bahkan membuang muatan ke laut agar kapal menjadi lebih ringan. Namun semua usaha itu tidak mampu menghentikan badai.

Sering kali hidup juga berjalan seperti itu.

Hari ini semuanya tampak baik-baik saja. Namun esok hari, badai datang tanpa diduga.

Badai itu bisa berupa sakit penyakit, kehilangan pekerjaan, masalah keluarga, atau pergumulan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Tidak seorang pun mengundang badai. Tetapi setiap orang pasti pernah mengalaminya.

Yang membedakan bukanlah ada atau tidaknya badai, melainkan kepada siapa kita bersandar ketika badai itu datang.

Bagi orang-orang di kapal, badai membuat mereka kehilangan kendali. Namun bagi Tuhan, badai itu tidak pernah berada di luar kendali-Nya.

Meskipun ombak bergelora dan angin bertiup kencang, Tuhan tetap mengetahui di mana Paulus berada. Dia tidak kehilangan jejak anak-Nya.

Begitu juga dalam kehidupan kita. Ketika badai datang, kita mungkin tidak memahami apa yang sedang Tuhan kerjakan. Namun kita dapat yakin bahwa Tuhan tidak pernah kehilangan kendali.

Oleh karena itu, jangan biarkan badai membuat kita kehilangan iman. Tetaplah berpegang pada Tuhan, berdoa, dan percaya. Sebab Tuhan yang menyertai Paulus di tengah badai adalah Tuhan yang sama yang menyertai kita hari ini.

Selama Tuhan bersama kita, selalu ada pengharapan di tengah badai.

Kiranya di tengah badai kehidupan, kita tetap memiliki damai karena mengetahui bahwa Tuhan memegang kendali atas hidup kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 3 (Bagian 3) – Bukan Karena Perbuatan Baik Kita

“Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, … Dia telah menyelamatkan…

20 hours ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 2) – Jangan Lupa Siapa Kita Dahulu

“Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan…

2 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 1) – Teladan di Tengah Masyarakat

Setelah mengajarkan tentang kehidupan yang seharusnya dimiliki oleh orang percaya, Paulus melanjutkan nasihatnya kepada Titus.…

3 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 5) – Beritakan, Nasihati, dan Tegorlah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kasih karunia Allah bukan hanya menyelamatkan, tetapi juga mendidik…

4 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 4) – Kasih Karunia

“Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.” Titus 2:11 Pada bagian sebelumnya,…

5 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 3) – Teladan

Pada bagian sebelumnya, Paulus mengingatkan bahwa setiap generasi dipanggil untuk menjadi teladan bagi generasi berikutnya.…

6 days ago