Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 20 (Bagian 5) – Hidup untuk Menjadi Berkat

Setelah menyampaikan nasihat terakhir kepada para penatua jemaat Efesus, Paulus mengingatkan mereka tentang prinsip hidup yang selama ini ia teladankan.

Paulus tidak hanya mengajarkan kebenaran ini melalui perkataannya, tetapi juga melalui hidupnya. Selama pelayanannya, ia sering bekerja dengan tangannya sendiri untuk memenuhi kebutuhannya dan bahkan membantu orang lain.

Bagi Paulus, hidup bukanlah tentang apa yang bisa ia peroleh, melainkan tentang apa yang bisa ia berikan.

Prinsip ini sangat berbeda dengan cara berpikir dunia. Dunia mengajarkan bahwa kebahagiaan diperoleh dengan memiliki lebih banyak, mengumpulkan lebih banyak, dan menerima lebih banyak.

Namun Yesus mengajarkan bahwa sukacita sejati justru ditemukan ketika kita memberi.

Memberi tidak selalu berbicara tentang uang. Kita dapat memberi perhatian kepada mereka yang kesepian, memberi waktu kepada keluarga, memberi pengampunan kepada orang yang bersalah kepada kita, memberi semangat kepada mereka yang putus asa, atau memberi pertolongan kepada mereka yang membutuhkan.

Sering kali pemberian yang paling berharga bukanlah yang berasal dari kelimpahan, tetapi yang diberikan dengan kasih.

“Semangat bekerja tanpa mementingkan diri sendiri demi kebaikan orang lain memberikan kedalaman, kestabilan, dan keindahan yang serupa dengan Kristus kepada karakter, serta membawa damai dan kebahagiaan kepada orang yang memilikinya.”

Steps to Christ 80.2

Semakin kita hidup untuk memberkati orang lain, semakin kita mengalami sukacita yang Tuhan ingin berikan kepada kita.

Dunia sering bertanya, “Apa yang bisa saya dapatkan?” Tetapi Kristus mengajar kita untuk bertanya, “Apa yang bisa saya berikan?”

Hidup yang berpusat pada diri sendiri pada akhirnya akan meninggalkan kehampaan. Sebaliknya, hidup yang dipakai untuk melayani dan memberkati sesama akan menghasilkan sukacita yang lebih dalam dan bertahan lama.

Hari ini, marilah kita mencari kesempatan untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow With Him

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

21 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 5) – Yesus yang Hidup

Setelah Paulus naik banding kepada Kaisar, Raja Agripa dan Bernike datang mengunjungi Festus di Kaisarea.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 4) – Tuhan Sudah Menyiapkan Jalannya

Ketika Paulus naik banding kepada Kaisar, Festus tidak memiliki pilihan selain mengirimnya ke Roma. Keputusan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 3) – Memimpin Langkah Kita

Setelah mendengar tuduhan terhadap Paulus, Festus menghadapi sebuah dilema. Ia ingin menyenangkan orang-orang Yahudi, tetapi…

6 days ago