Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 11 (Bagian 1) – Ketika Tuhan Membuka Pintu, Jangan Kita Menutupnya

Pasal ini terdiri dari dua perikop, dan hari ini kita akan membahas lanjutan dari pasal sebelumnya. Perikop pertama ini diambil dari ayat 1-18.

Perikop ini menceritakan saat Petrus dipertanyakan oleh orang-orang percaya di Yudea karena ia masuk ke rumah orang non-Yahudi dan makan bersama mereka. Bagi orang Yahudi saat itu, tindakan ini dianggap melanggar tradisi. Namun Petrus menjelaskan bahwa semua itu terjadi karena tuntunan Tuhan sendiri.

Ia menceritakan kembali penglihatannya: kain besar turun dari langit berisi berbagai jenis binatang, dan suara Tuhan berkata untuk menyembelih dan makan. Awalnya Petrus menolak, karena ia berpegang pada aturan yang menganggap beberapa makanan najis. Tetapi Tuhan menjawab, “Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram.” Yang artinya adalah Tuhan tidak sedang berbicara tentang makanan, melainkan tentang manusia—bahwa tidak seorang pun boleh dianggap najis atau ditolak, karena Tuhan sendiri membuka keselamatan bagi semua orang. Hal ini sudah kita bahas dalam ‘Perenungan Kisah Para Rasul 10 (Bagian 1)‘.

Kuncinya ada dalam pernyataan Petrus:

Ini adalah titik balik.

Orang-orang akhirnya memahami bahwa keselamatan juga diberikan kepada bangsa lain.

Dari sini kita belajar bahwa sering kali, tanpa sadar kita membatasi cara Tuhan bekerja. Kita punya “kategori” sendiri: siapa yang layak, siapa yang tidak; siapa yang bisa dipakai Tuhan, siapa yang tidak. Namun melalui peristiwa ini, Tuhan menunjukkan bahwa kasih-Nya melampaui batas budaya, latar belakang, bahkan pemahaman manusia.

Karena itu, marilah kita belajar memiliki hati yang terbuka seperti Petrus—hati yang mau berubah ketika Tuhan menyatakan kehendak-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 13) – Jika Allah di Pihak Kita

“… Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah…

3 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 12) – Allah Menuntun Kita Menuju Kemuliaan

“Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 11) – Dibentuk Menjadi Serupa dengan Kristus

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 10) – Allah Turut Bekerja untuk Mendatangkan Kebaikan

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

5 days ago