Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 10 (Bagian 1) – Makna Penglihatan Petrus

Mari kita belajar dari Kisah Para Rasul pasal 10, khususnya ketika Petrus mendapat penglihatan tentang berbagai binatang yang dianggap haram menurut hukum Taurat.

Ketika suara itu berkata, “Sembelihlah dan makanlah,” Petrus menolak. Baginya, menjaga diri dari yang najis adalah bentuk ketaatan. Namun Tuhan menjawab:

Apakah ini berarti kita sudah boleh makan binatang yang sebelumnya dianggap haram? Apakah kita sudah boleh makan babi, udang, kepiting, dan lain-lain yang haram? Kita akan menjawabnya besok. Tetapi hari ini kita akan belajar makna sesungguhnya dari ayat tersebut.

Sekilas, ini memang tampak seperti soal makanan. Tetapi kemudian Petrus memahami makna yang sebenarnya: Tuhan sedang berbicara tentang manusia.

Kunci penafsirannya ada di ayat 28, ketika Petrus berkata:

Artinya jelas: Penglihatan itu adalah simbol.

Binatang ‘haram’ di sini melambangkan bangsa lain (non-Yahudi) yang sebelumnya dianggap “tidak tahir” oleh orang Yahudi.

Selama ini, Petrus terbiasa melihat bangsa lain sebagai “tidak tahir”. Ada batas yang jelas antara “kami” dan “mereka”.

Namun Tuhan meruntuhkan batas itu. Tuhan menunjukkan bahwa tidak ada manusia yang boleh dianggap najis jika Ia sendiri telah membuka jalan keselamatan baginya.

Melalui peristiwa ini, Injil mulai menjangkau bangsa-bangsa lain, seperti Kornelius dan keluarganya.

Ini mengingatkan kita:

Kasih Tuhan tidak eksklusif. Ia tidak terbatas pada kelompok tertentu, tetapi untuk semua orang.

Oleh karena itu, marilah kita belajar melihat sesama seperti Tuhan melihat—bukan berdasarkan perbedaan, tetapi dengan kasih yang menjangkau semua orang.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

9 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

3 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…

4 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 6) – Perdebatan

“Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan serta pertengkaran tentang hukum…

5 days ago