Renungan Kitab Imamat

Perenungan Imamat 17 – Kudus dan Berbeda

Pasal ini menekankan kekudusan yang bertujuan untuk menuntun orang-orang Israel untuk hidup sebagai bangsa yang kudus, yang berbeda dengan bangsa lainnya.

Kalau kita membaca atau mendengarkan pasal ini, ada banyak aturan atau tata tertib yang dijelaskan seperti persembahan korban, larangan-larangan, dan lain-lain.

Apa pelajaran yang kita bisa dapatkan?

Pertama, Tuhan ingin umat-Nya menyembah dengan tertib, tidak sembarangan atau mengikuti cara bangsa lain.

Kedua, Penyembahan kepada Tuhan harus dilakukan sesuai kehendak-Nya, bukan cara sendiri.

Ketiga, Tuhan menuntut kesetiaan dan kekudusan yang tidak setengah-setengah dari umat-Nya, tetapi total.

Keempat, Kekudusan bukan hanya dituntut saat ibadah, tetapi itu adalah gaya hidup menyeluruh – mencakup tindakan, makanan, bahkan hal sehari-hari.

Sama seperti bangsa Israel, kita semua yang mengaku umat Tuhan adalah “… bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:” (1 Petrus 2:9)

Oleh karena itu, kita harus berbeda dari dunia. Cara hidup kita haruslah sesuai dengan kehendak Tuhan.

Kiranya kita semua bisa hidup kudus, sesuai aturan yang Tuhan sudah berikan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

22 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

6 days ago