Renungan Kitab Hosea

Perenungan Hosea 13 – Kesombongan Menyebabkan Kegagalan

“Apabila Efraim berbicara, gemetarlah orang; ia diangkat-angkat di Israel, tetapi ia bersalah dengan menyembah Baal, sehingga matilah ia.”

Hosea 13:1

“Ketika Efraim berbicara, orang gemetar; ia ditinggikan di Israel. Namun dia bersalah dalam hal baal, dan dia mati.”

Hosea 13:1 – ILT3

Ada penjelasan menarik dari Testimonies for the Church Vol. 5 mengenai ini. Mari kita sama-sama baca.

“Tidak ada yang lebih penting untuk bersekutu dengan Tuhan selain kerendahan hati yang paling dalam…. Sementara Anda begitu bersemangat berjuang untuk menjadi yang pertama, ingatlah bahwa Anda akan menjadi yang terakhir di dalam perkenanan Allah jika Anda gagal menghargai roh yang lemah lembut dan rendah hati. Kesombongan hati akan menyebabkan banyak orang gagal di mana mereka seharusnya berhasil.

Testimonies for the Church, Vol. 5, 50.2

Jadi, kerendahan hati itu sangat penting dan janganlah kita sombong karena itu menyebabkan kegagalan dalam hidup kita. Sekarang mari kita baca apa yang dicatat oleh Amsal.

“Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.”

Amsal 18:12

Biarlah kita boleh menjadi pribadi yang penuh dengan kerendahan hati seperti Kristus.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

6 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago