Renungan Kitab Ezra

Perenungan Ezra 4 – Musuh Datang dengan Pembicaraan yang Baik

Bacalah keseluruhan kisah dari Ezra 4. Renungan hari ini agak panjang, jadi luangkan waktu untuk membacanya.

Saya secara pribadi tertarik dengan 3 ayat pertama. Intinya adalah ‘lawan orang Yehuda dan Benyamin’ yaitu orang Samaria yang ingin turut membangun Bait Suci, tetapi ditolak oleh orang Israel.

Orang Samaria berkata “… ‘Biarlah kami turut membangun bersama-sama dengan kamu, karena kami pun berbakti kepada Allahmu sama seperti kamu; lagipula kami selalu mempersembahkan korban kepada-Nya sejak zaman Esar-Hadon, raja Asyur, yang memindahkan kami ke mari.’” (Ezra 4:2)

Lalu jawaban orang Israel, “… ‘Bukanlah urusan kita bersama, sehingga kamu dan kami membangun rumah bagi Allah kami, karena kami sendirilah yang hendak membangun bagi TUHAN, Allah Israel, seperti yang diperintahkan kepada kami oleh Koresh, raja negeri Persia.’” (Ezra 4:2)

Pertanyaannya adalah mengapa mereka menolak bantuan dari orang Samaria? Apakah orang Israel terlalu sombong dan merasa bisa membangun sendiri? Atau ada alasan lain? Mari kita baca penjelasan dari pena inspirasi.

“Sekiranya para pemimpin Yahudi ini menerima tawaran pertolongan ini, maka mereka akan membuka pintu masuknya penyembahan berhala. Mereka melihat ketidaktulusan orang-orang Samaria. Mereka menyadari bahwa pertolongan yang mereka dapatkan dengan jalan bersekutu dengan orang-orang ini akan tidak ada artinya dibandingkan dengan berkat yang mereka akan dapat terima dengan mengikuti perintah-perintah Yehova yang jelas.”

Prophets and Kings 568.1

“Mengenai hubungan yang hendak Israel teruskan dengan orang-orang di sekeliling, Tuhan telah memaklumkan melalui Musa: ‘Janganlah engkau mengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah engkau mengasihani mereka. Janganlah juga engkau kawin-mengawini dengan mereka; . . . sebab mereka akan membuat anakmu laki-laki menyimpang daripada-Ku, sehingga mereka beribadah kepada Allah lain. Maka murka Tuhan akan bangkit terhadap kamu dan Ia akan memunahkan kamu dengan segera.’ ‘Sebab engkaulah umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu, dan engkau dipilih Tuhan untuk menjadi umat kesayangan-Nya dari antara segala bangsa yang di atas muka bumi.’ Ulangan 7:2-4; 14:2.”

Prophets and Kings 568.2

“Prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam kitab Ulangan sebagai petunjuk kepada orang Israel harus diikuti oleh umat Allah sampai masa kesudahan. Kemakmuran sejati bergantung atas hubungan perjanjian kita dengan Allah. Kita tidak pernah bisa mengkompromikan prinsip dengan jalan bersekutu dengan orang-orang yang tidak takut kepada-Nya.”

Prophets and Kings 570.2

“Ada bahaya yang tetap bahwa orang-orang yang mengaku Kristen akan datang kepada pemikiran bahwa supaya dapat mempengaruhi orang-orang duniawi, maka mereka sampai kepada suatu hal yang tertentu mengadakan penyesuaian dengan dunia. Karena meskipun jalan yang seperti itu tampaknya dapat memberikan keuntungan-keuntungan besar, hal itu akan berakhir dengan kerugian rohani. Terhadap pengaruh halus yang berusaha masuk dengan sarana bujuk rayu dan pujian dari musuh-musuh kebenaran, umat Allah harus berjaga-jaga dengan ketat.”

Prophets and Kings 570.3

“Bukanlah musuh-musuh yang terang-terangan dan berterus terang dalam pekerjaan Allah yang sangat ditakuti. Mereka yang sama seperti musuh orang-orang Yehuda dan Benyamin, yang datang dengan kata-kata halus dan pembicaraan yang baik, muncul untuk mencari persahabatan dan persekutuan dengan anak-anak Allah, mempunyai kuasa yang lebih besar untuk menipu. Terhadap orang-orang yang demikian setiap jiwa harus waspada….”

Prophets and Kings 570.4

Jadi, berhati-hatilah terhadap musuh yang kelihatannya baik, berkata-kata halus dan baik. Kita perlu banyak berdoa agar bisa membedakan mana yang benar dan salah. Dan ingatlah janganlah berkompromi dengan dunia. Baca lagi renungan hari ini agar lebih bisa memahami pelajaran yang Tuhan ingin sampaikan kepada kita. 

Kiranya renungan hari ini boleh memberkati kita semua. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

15 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

5 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 3) – Kematian untuk Sementara

“Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh…

6 days ago