Renungan Kitab Ezra

Perenungan Ezra 2 – Persembahan Sukarela

Masih ingatkah kita akan renungan dari kitab Keluaran yang membahas mengenai bagaimana bangsa Israel memberi persembahan khusus untuk membuat kemah Suci setelah dari perbudakan Mesir? Baca lagi perenungan Keluaran 25 dan 36.

Dan kejadian yang serupa terjadi lagi ketika bangsa Yahudi kembali dari pembuangan Babel. Mari kita baca ayatnya.

Luar biasa ya? Mereka memberikan persembahan sukarela untuk pembangunan rumah Allah. Dan jumlahnya dituliskan di ayat selanjutnya.

Ada komentar yang baik dari ayat ini. Mari kita baca:

Jumlah ini merupakan jumlah yang luar biasa bagi sekelompok orang yang baru saja mendapatkan kembali kebebasannya. Roh kemurahan hati pasti telah menguasai mereka seperti yang dilakukan orang-orang pada pembangunan Kemah Suci di Sinai (lihat Kel. 36:5–7). Mereka tahu bagaimana Tuhan telah menggenapi janji-janji-Nya melalui para nabi, dan bersedia berkorban untuk membangun kembali Bait Suci dan pelayanannya.” (Nichol, Francis D.: SDA BC: S. Ezr 3:1)

Jadi, dari sini kita belajar pentingnya memiliki roh kemurahan hati, sehingga kita akan memberikan persembahan secara sukarela untuk pembangunan bait suci.

Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

11 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago