Renungan Kitab Bilangan

Perenungan Bilangan 31 – Membagi Harta

Pasal ini mencatat peperangan Israel melawan orang Midian. Ada beberapa hal menarik di kisah ini. Misalnya bagaimana orang Israel menawan perempuan-perempuan Midian padahal merekalah yang membuat bangsa Israel berubah setia. Tetapi kita sudah membahasnya pada pasal 25.

Hari ini ada hal menarik lainnya di kisah ini, yaitu penyucian setelah berperang (ayat 19-24) dan juga pembagian harta rampasan (ayat 25-54). Dan kita ada membahas mengenai pembagian harta rampasan.

Pembagian harta rampasan ini dimulai dengan kalimat “TUHAN berfirman kepada Musa:” (Bilangan 31:25) artinya pembagian harta rampasan langsung diatur oleh Tuhan, bukan hasil musyawarah atau kesepakatan manusia.

Siapa penerimanya? Prajurit, seluruh umat, orang Lewi, dan juga persembahan khusus bagi Tuhan. Tapi hari ini kita hanya akan menjelaskan ayat 27 saja, yaitu penerimanya prajurit dan seluruh umat.

Allah menghargai baik mereka yang berjuang di garis depan, maupun mereka yang tinggal di belakang.

Ini prinsip yang sama seperti yang dicatat di kitab 1 Samuel, yaitu “… bagian orang yang tinggal di dekat barang-barang adalah sama seperti bagian orang yang pergi berperang; itu akan dibagi sama-sama.” (1 Samuel 30:24)

Jadi dari sini kita diingatkan bahwa Allah itu adil dan teratur. Bahkan Ia juga adil dan teratur di dalam membagi harta. Percayalah Ia juga adil dan teratur di dalam mengatur hidup kita, asalkan kita mau diatur dan menurut pada Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

17 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago