Renungan Kitab Bilangan

Perenungan Bilangan 30 – Nazar Harus Ditepati

Pasal ini berbicara tentang nazar seseorang kepada Tuhan atau janji yang diucapkan dengan mulut dan diikat di hadapan Allah. Tuhan menaruh perhatian besar pada perkataan manusia, karena kata-kata mencerminkan hati dan komitmen kita.

Dari sini kita diingatkan tiga hal.

Pertama, Tuhan mendengar setiap perkataan kita. Oleh karena itu, berhati-hatilah saat berkata-kata.

Kedua, janji kepada Tuhan bukan untuk main-main, tetapi untuk ditepati. Oleh karena itu, pastikan baik-baik apa yang akan kita janjikan kepada Tuhan sebelum membuat janji itu.

Ketiga, lebih baik tidak bernazar daripada bernazar tetapi tidak menepati.

Kiranya renungan hari ini boleh mengingatkan kita semua untuk berhati-hati dengan perkataan atau janji kita kepada Tuhan dan jangan lupa untuk menepatinya jika kita sudah bernazar pada Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 8) – Menghasilkan Buah

“Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang,…

18 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 7) – Pengudusan

“... Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan ...…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

“Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya,…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

5 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

6 days ago