Renungan Kitab Bilangan

Perenungan Bilangan 21 – Bersyukur Atas Perlindungan Tuhan

Ada beberapa kisah di pasal ini, tetapi mari kita membahas khususnya ayat 6-9.

Umat Israel baru saja berdosa dengan bersungut-sungut, lalu Tuhan mengizinkan ular-ular berbisa menyerang mereka sehingga banyak yang mati.

Kalau kita perhatikan perjalanan Israel, bukankah selama ini mereka tidak pernah diganggu oleh binatang buas?

Benar sekali! Mereka tidak pernah diganggu karena “Di hadapan mereka Allah telah menaklukkan segala binatang buas dan ular berbisa di dalam hutan dan di padang pasir.” (Patriarchs and Prophets 428.3)

Lalu apa yang terjadi?

“Jika dengan semua tanda kasih-Nya ini, umat masih terus mengeluh, Tuhan akan menarik perlindungan-Nya sampai mereka dituntun untuk menghargai pemeliharaan-Nya yang penuh belas kasihan, dan kembali kepada-Nya dengan pertobatan dan kerendahan hati.”

Patriarchs and Prophets 428.3

“Ketika tangan perlindungan Tuhan ditarik dari Israel, sejumlah besar orang diserang oleh ular-ular berbisa ini.”

Patriarchs and Prophets 429.1

Dari sini kita belajar beberapa tiga hal:

Pertama, perlindungan Tuhan itu nyata, meskipun sering kali tidak kita sadari dan terkadang kita kurang menghargai. Ingatlah bahwa tanpa perlindungan Tuhan, kita ini sangat lemah dan rentan.

Kedua, jangan bersungut-sungut karena persungutan itu menunjukkan bahwa kita kurang percaya kepada Allah.

Ketiga, terkadang Tuhan menarik perlindungan-Nya untuk menyadarkan kita agar segera bertobat dan kembali kepada-Nya, bukan membinasakan.

Kiranya renungan ini boleh menguatkan dan mengingatkan kita semua untuk selalu bersyukur atas perlindungan Tuhan dalam kehidupan kita.

Apakah hari ini kita sudah bersyukur karena Tuhan masih melindungi kita? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

18 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago