Renungan Kitab Bilangan

Perenungan Bilangan 1 – Taat Sepenuhnya

Kitab Bilangan dibuka dengan sebuah perintah Tuhan kepada Musa untuk melakukan sensus atau menghitung orang Israel, suku demi suku, orang demi orang.

Tuhan memerintahkan Musa untuk menghitung semua laki-laki yang berusia 20 tahun ke atas, yang sanggup berperang (ayat 1-3) dari setiap suku dan kaum, tetapi suku Lewi tidak termasuk dalam hitungan ini karena mereka dikhususkan untuk mengurus Kemah Suci (ayat 47-53). Dari sini kita bisa melihat bahwa Tuhan itu teratur dan terencana serta tertib. Lalu mari kita lihat pada ayat terakhir di pasal ini.

Ayat ini menjadi penutup sensus umat Israel. Tidak ada yang mengeluh, berdebat, atau tawar menawar, tetapi respons mereka adalah taat.

Mereka melakukan “tepat seperti yang diperintahkan Tuhan” bukan sebagian, tetapi semuanya. Ingatlah bahwa ketaatan yang setengah-setengah tetaplah ketidaktaatan.

“Ia tidak dapat menerima penurutan yang setengah-setengah.”

Patriarchs and Prophets 360.2

Seperti Israel, kehidupan orang percaya adalah sebuah perjalanan rohani. Tuhan menghendaki keteraturan, ketaatan, dan perencanaan dalam hidup kita. Ketaatan dalam hal-hal yang praktis, sehari-hari, dan sederhana inilah yang mempersiapkan umat untuk perjalanan besar bersama Tuhan.

Kiranya renungan ini boleh mengingatkan kita semua untuk taat sepenuhnya pada Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

20 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago