Renungan Kitab Ayub

Perenungan Ayub 21 – Orang Fasik Bertambah Kuat? Apa Ganjaran Orang Fasik?

Judul perikop kita pada pasal ini (dalam versi TB) adalah “Pendapat Ayub, bahwa kemujuran orang fasik kelihatannya tahan lama”

Jika kita masih ingat pembahasan kita dari Mazmur 73 (https://t.me/growithim/5382) dengan judul “Apakah Orang Fasik Lebih Mujur?” maka kita bisa melihatnya juga pada Ayub pasal 21 ini. Perhatikan ayat ini:

“Mengapa orang fasik tetap hidup, menjadi tua, bahkan menjadi bertambah-tambah kuat?”

Ayub 21:7

Jika kita baca ayat selanjutnya, yaitu ayat 8-15, seakan-akan orang fasik hidup lebih baik: keturunan mereka diperhatikan, rumah mereka aman, lembu mereka juga terjaga baik, hari-hari mereka penuh dengan kemujuran.

Kelihatannya orang fasik ini hidup enak dan aman, tetapi ingatlah ganjaran orang fasik yang dituliskan di Alkitab:

“Aku akan menyapu manusia dan hewan; Aku akan menyapu burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut. Aku akan merebahkan orang-orang fasik dan akan melenyapkan manusia dari atas muka bumi, demikianlah firman TUHAN.”

Zefanya 1:3

“Celakalah orang fasik! Malapetaka akan menimpanya, sebab mereka akan diperlakukan menurut perbuatannya sendiri.”

Yesaya 3:11

Jadi, marilah kita memilih untuk tetap setia kepada TUHAN apapun yang kita alami “Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.” (Amsal 24:16)

Alkitab juga menasihati kita untuk tidak iri dengan kemujuran orang fasik.

“Jangan menjadi marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri kepada orang fasik.”

Amsal 24:19

Tetapi, jika kita merasa bahwa kita termasuk orang fasik (KBBI: orang yang percaya kepada Allah, tetapi tidak mengamalkan perintah-Nya), maka bertobatlah! Masih ada kesempatan untuk kita bertobat karena Tuhan berkenan kepada pertobatan orang fasik (baca Yehezkiel 33:11). Mari kita baca ayat lainnya:

“… kalau orang fasik bertobat dari kefasikannya dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup karena itu.”

Yehezkiel 33:19

“Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.”

Yesaya 55:7

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh menjadi berkat bagi kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

4 minutes ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

2 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…

3 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 6) – Perdebatan

“Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan serta pertengkaran tentang hukum…

4 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 5) – Iman yang Menghasilkan Perbuatan Baik

Paulus menunjukkan hasil yang seharusnya terlihat dari kehidupan yang telah menerima kasih karunia itu, yaitu…

5 days ago