Renungan Kitab Amos

Perenungan Amos 1 – Menyatakan Injil

Amos adalah seorang peternak domba. Ia dipanggil Tuhan dari Yehuda untuk bernubuat di Israel (Kerajaan Utara). Ini mengajarkan bahwa Tuhan dapat memakai siapa saja yang memiliki hati yang taat, latar belakang bukanlah halangan.

Mengenai hal ini, pena inspirasi juga mencatat.

“Dalam memberikan terang kepada umat-Nya di zaman dahulu, Allah tidak bekerja secara eksklusif melalui satu golongan tertentu. Daniel adalah seorang pangeran dari Yehuda. Yesaya juga berasal dari garis keturunan raja. Daud adalah seorang gembala, Amos seorang peternak, Zakharia seorang tawanan dari Babel, Elisa seorang petani. Tuhan mengangkat para nabi dan pangeran, baik yang mulia maupun yang rendah hati, sebagai wakil-Nya, dan mengajarkan kepada mereka kebenaran-kebenaran yang harus disampaikan kepada dunia.”

The Ministry of Healing 148.1

“Kepada setiap orang yang mengambil bagian dalam kasih karunia-Nya, Tuhan menetapkan suatu pekerjaan untuk melayani orang lain. Secara pribadi, kita harus berdiri di tempat kita, sambil berkata, ‘Ini aku, utuslah aku!’ Yesaya 6:8. Kepada pelayan Injil, perawat misionaris, dokter Kristen, setiap orang Kristen, entah ia pedagang atau petani, profesional atau mekanik—tanggung jawab itu berada di pundaknya. Tugas kita adalah menyatakan Injil keselamatan kepada manusia. Setiap usaha yang kita tekuni hendaknya menjadi sarana untuk mencapai tujuan ini.”

The Ministry of Healing 148.2

Jadi, marilah kita setia dalam setiap tugas yang Tuhan sudah berikan kepada masing-masing kita di setiap usaha yang kita lakukan. Tetap semangat menyatakan Injil kepada banyak orang.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

 

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 6) – Kesengsaraan, Ketekunan, dan Tahan Uji

“Dan ketekunan menimbulkan tahan uji, dan tahan uji menimbulkan pengharapan.” Roma 5:4 Pada bagian sebelumnya,…

19 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 5) – Bermegah dalam Kesengsaraan

“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu,…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 4) – Bermegah dalam Pengharapan

Setelah mengatakan bahwa melalui Kristus kita memperoleh jalan masuk kepada kasih karunia, Paulus melanjutkan dalam…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

5 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

6 days ago