Renungan Kitab 2 Tawarikh

Perenungan 2 Tawarikh 36 – Penolakan Terus Menerus

Pasal ini adalah penutup dari kitab ini dan juga momen kerajaan Yehuda sebelum dibuang ke Babel.

Saat membaca pasal ini, saya merenungkan ayat 11-16. Sebuah kisah di mana Zedekia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan serta semua pemimpin di antara para imam dan rakyat juga sering berubah setia hingga Tuhan mengutus para nabi untuk menyampaikan pesan ke mereka, tetapi mereka mengolok-olok dan mengejek mereka. Ini menyebabkan murka Tuhan tidak bisa ditahan lagi.

Ketika membaca ini, kita semua diingatkan beberapa hal.

Pertama, jika ada seseorang yang diutus Tuhan untuk menegur dosa kita, jangan abaikan mereka, tetapi berdoalah kepada Tuhan dengan kerendahan hati agar kita bisa menerima teguran itu dan berubah.

Kedua, penolakan terus-menerus terhadap Tuhan membawa kehancuran. Memang Tuhan itu panjang sabar dengan mengutus nabi-nabi-Nya berkali-kali, tetapi ketika kita keras hati dan menolak terus, akhirnya kita akan menanggung akibatnya.

Jadi, jangan anggap enteng peringatan dari Tuhan melalui nabi-Nya. Kalau kita terus menolak suara Tuhan, kita bisa jadi buta terhadap kehendak-Nya. Marilah kita lebih rendah hati untuk bisa mendengar suara Tuhan dan mengerti kehendak-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 hour ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago