Renungan Kitab 2 Samuel

Perenungan 2 Samuel 1 – Senang Melihat Penderitaan Musuh Kita?

Saat membaca pasal ini, saya tertarik dengan respons Daud setelah mendapat kabar kematian Saul dan anak-anaknya termasuk Yonatan. Mari kita baca ayat 11-12.

Pena inspirasi mencatat mengenai kedukaan yang dialami Daud atas kematian Saul.

“Kedukaan Daud atas kematian Saul adalah sungguh-sungguh dan amat dalam, menunjukkan kemurahan hati dari satu sifat yang agung. Ia tidak bersuka-suka atas kebinasaan musuhnya itu. Halangan yang telah merintangi dia untuk mencapai takhta Israel sekarang telah disingkirkan, tetapi atas hal ini ia tidak gembira. Kematian telah meniadakan ingatan terhadap kejahatan dan kekejaman Saul, dan sekarang tidak ada satu pun di dalam sejarah hidupnya yang diingat kecuali sesuatu yang agung dan mulia.”

Patriarchs and Prophets 695.3

Dari kisah ini kita belajar setidaknya ada 3 hal, yaitu:

Pertama, umat Tuhan selalu menunjukkan kemurahan hati. Itulah sebabnya Yesus berkhotbah, “Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.” (Matius 5:7)

Kedua, Jangan bersukacita di atas kesusahan atau kebinasaan musuh kita. Itulah sebabnya Yesus juga mengajarkan kita untuk mengasihi musuh kita. Ia sendiri berkata, “… Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;” (Lukas 6:27)

Ketiga, Jangan selalu ingat-ingat kesalahan atau kejahatan orang lain, ingat juga kebaikan yang pernah mereka lakukan. Itulah sebabnya kita diminta untuk bisa belajar mengampuni orang yang bersalah kepada kita.

Mari kita belajar dari sikap Daud di kisah ini. Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago