Keruntuhan kerajaan Israel terjadi pada zaman Hosea.
“Dalam tahun kesembilan zaman Hosea maka raja Asyur merebut Samaria. Ia mengangkut orang-orang Israel ke Asyur ke dalam pembuangan dan menyuruh mereka tinggal di Halah, di tepi sungai Habor, yakni sungai negeri Gozan, dan di kota-kota orang Madai.”
2 Raja-raja 17:6
Mengapa ini terjadi? Jawabannya ada di ayat 7-12. Silakan dibaca sendiri secara keseluruhan, tetapi hal ini terjadi karena orang Israel telah berbuat dosa kepada Tuhan. Mereka hidup sesuai adat istiadat bangsa-bangsa yang dihalau Tuhan (ingat pelajaran kemarin).
“Hal itu terjadi, karena orang Israel telah berdosa kepada TUHAN, Allah mereka …”
2 Raja-raja 17:7
Apakah Tuhan meruntuhkan kerajaan Israel ini tanpa peringatan? Mari baca ayat 13.
“TUHAN telah memperingatkan kepada orang Israel dan kepada orang Yehuda dengan perantaraan semua nabi dan semua tukang tilik: “Berbaliklah kamu dari pada jalan-jalanmu yang jahat itu dan tetaplah ikuti segala perintah dan ketetapan-Ku, sesuai dengan segala undang-undang yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyangmu dan yang telah Kusampaikan kepada mereka dengan perantaraan hamba-hamba-Ku, para nabi.”
2 Raja-raja 17:13
Lalu apakah orang Israel mau mendengarkan dan mengikuti? Mari baca ayat selanjutnya.
“Tetapi mereka tidak mau mendengarkan, melainkan mereka menegarkan tengkuknya seperti nenek moyangnya yang tidak percaya kepada TUHAN, Allah mereka. Mereka menolak ketetapan-Nya dan perjanjian-Nya ….”
2 Raja-raja 17:15
Dari sini kita diingatkan untuk mendengarkan peringatan dari Tuhan dan melakukannya. Jangan menolak teguran, nasihat, atau peringatan dari Tuhan.
Kiranya renungan hari ini boleh memberkati kita semua.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin