Renungan Kitab 2 Korintus

Perenungan 2 Korintus 12 – Cukup untuk Hari Ini

Sering kali kita berharap hidup tanpa pencobaan. Namun firman Tuhan mengingatkan kita bahwa jalan orang percaya bukanlah jalan yang bebas dari kesulitan, melainkan jalan yang dipenuhi penyertaan-Nya.

“Meskipun Tuhan tidak menjanjikan umat-Nya bebas dari pencobaan, Ia telah menjanjikan sesuatu yang jauh lebih baik.”

Thoughts from the Mount of Blessing 30.1

Apa yang Tuhan janjikan bukanlah hidup tanpa beban, tetapi kekuatan untuk menjalaninya.

Ia berfirman, “Selama umurmu kiranya kekuatanmu.” “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” (Ulangan 33:25; 2 Korintus 12:9).

Ketika kita menghadapi “tungku api” dalam hidup, kita tidak berjalan sendirian.

“Jika Anda dipanggil untuk melewati tungku api demi Dia, Yesus akan berada di sisi Anda, sama seperti Ia bersama ketiga orang yang setia di Babel.”

Thoughts from the Mount of Blessing 30.1

Kasih kepada Tuhan mengubah cara kita memandang penderitaan. Apa yang dahulu terasa berat, kini menjadi kesempatan untuk semakin dekat dengan-Nya. Lebih dari itu, Tuhan tidak memberikan kekuatan sekaligus untuk seluruh hidup kita, melainkan cukup untuk hari ini.

“’Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu’ (2 Korintus 12:9); tetapi, seperti manna yang diberikan di padang gurun, kasih karunia-Nya diberikan setiap hari, untuk kebutuhan hari itu.”

Thoughts from the Mount of Blessing 101.1

Karena itu, kita tidak perlu kuat untuk besok, tetapi cukup setia hari ini.

“Hanya satu hari yang menjadi milik kita, dan selama hari ini kita harus hidup untuk Tuhan. Untuk satu hari ini, kita harus menyerahkan ke tangan Kristus, dalam pelayanan yang sungguh-sungguh, semua tujuan dan rencana kita, menyerahkan semua kekhawatiran kita kepada-Nya, karena Dia mempedulikan kita.”

Thoughts from the Mount of Blessing 101.2

Oleh karena itu, mari kita belajar mempercayakan segalanya kepada Tuhan—bukan dengan kekuatan kita sendiri, tetapi dengan kasih karunia-Nya yang selalu cukup.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

5 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 15) – Hukum Taurat dan Kasih Karunia

“Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak,…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 14) – Ketaatan Membawa Kehidupan

“Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 13) – Siapa yang Menguasai Hidup Kita?

“... maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran,…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 12) – Karunia yang Jauh Lebih Besar

Kemarin kita sudah membahas Paulus membandingkan Adam dan Kristus. Melalui Adam, dosa masuk dan membawa…

5 days ago