Renungan Kitab 1 Tawarikh

Perenungan 1 Tawarikh 3 – Silsilah Bagian 3 (Daud)

Pada pasal ini dicatatkan silsilah Raja Daud, dimulai dari anak-anaknya hingga keturunan yang memerintah setelahnya. Walaupun hanya berisi daftar nama, tetapi jika direnungkan lebih dalam, tentu ada hal-hal yang bisa kita ambil.

Saat membaca keturunan silsilah ini, kita mendapati ada nama Salomo yang mana merupakan anak dari Daud dan Batsyeba (kisah mereka berdua bisa dibaca di 2 Samuel 11-12).

Dari sini kita bisa melihat bahwa walaupun ada kegagalan dan dosa dalam keluarga Daud, rencana Tuhan tidak berubah, yaitu dari keturunannyalah akan datang raja-raja Israel serta Juruselamat yaitu Kristus.

Saat melihat ini, kita mungkin berpikir “Mengapa melalui anak Daud dan Batsyeba yang nanti lahir Juruselamat? Bukankah kisah Daud dan Batsyeba adalah sebuah kesalahan dan dosa?”

Memang kita tidak tahu jawaban pastinya, tetapi kita diingatkan bahwa janji Tuhan pasti ditepati dan itu tidak bergantung pada kesempurnaan manusia, tetapi pada kesungguhan hati mereka untuk berubah menjadi lebih baik lagi.

Ketika seseorang benar-benar bertobat, Tuhan bisa pakai sebagai alat-Nya.

Oleh karena itu, jika hari ini kita sadar akan dosa-dosa kita, maka bertobatlah. Ingatlah “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yohanes 1:9)

Kiranya renungan hari ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago