Renungan Kitab 1 Tawarikh

Perenungan 1 Tawarikh 15 – Belajar dari Kesalahan

Pada pasal sebelumnya (1 Tawarikh 13), Daud mencoba membawa Tabut tanpa mengikuti aturan Tuhan, yang menyebabkan kematian Uza. Dan kali ini, Daud belajar dari kesalahan dan memastikan para imam dan orang Lewi mengangkut Tabut sesuai dengan ketetapan Tuhan (1 Taw 15:2, 13-15).

Oleh karena itu, kali ini mereka berhasil membawa Tabut tanpa ada kendala.

Dari sini kita belajar bahwa ketaatan itu penting. Selain itu, ketika kita melakukan kesalahan, maka harus diperbaiki. Sama seperti yang Daud lakukan.

Begitu juga ketika kita melakukan kesalahan, maka perbaikilah kesalahan itu. Jangan ulangi kesalahan yang sama.

Jadi, marilah kita taat kepada semua aturan yang Tuhan sudah berikan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

1 hour ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

5 days ago