Renungan Kitab 1 Samuel

Perenungan 1 Samuel 7 – Ketika Bangsa Israel Bertobat …

Ingatlah kisah kekalahan bangsa Israel terhadap bangsa Filistin (baca lagi perenungan 1 Samuel 4). Ingatlah bahwa mereka kalah karena Tuhan tidak menyertai mereka. Mereka kalah karena mereka melanggar hukum-hukum Tuhan. Mereka berbuat dosa, sehingga Tuhan meninggalkan mereka.

Walaupun demikian, tidak selama-lamanya Tuhan meninggalkan orang berdosa. Mengapa? Karena ketika orang berdosa itu bertobat, maka penyertaan Tuhan akan menjadi bagian mereka.

Nah, pada pasal ini kita sudah tahu bahwa sekarang posisi tabut perjanjian sudah ada di tangan bangsa Israel lagi, bukan? Lalu apakah ada pertobatan yang mereka lakukan? Ya! Mereka berkumpul di Mizpa dan bersungguh-sungguh berdoa dan berpuasa.

Kisah ini tidak berhenti sampai sini. Ternyata orang Filistin mendatangi orang Israel. Bagaimana reaksi orang Israel? Tentu saja mereka takut (baca ayat 7). Jika pada kisah sebelumnya bangsa Israel kalah, bagaimana dengan sekarang?

Kali ini bangsa Israel tidak mengalami kekalahan. Apa yang membuat mereka menang? Apakah karena tabut perjanjian? Ataukah karena hal lainnya? Mari kita baca penjelasan dari pena inspirasi.

“Apabila mereka menyaksikan kebinasaan musuh mereka itu, mereka tahu bahwa Allah telah menerima pertobatan mereka.”

Patriarchs and Prophets 591.1

Jadi, ketika bangsa Israel bertobat, ada kemenangan yang mereka peroleh.

“Bagi bangsa, sebagaimana juga halnya untuk pribadi, jalan penurutan kepada Allah adalah jalan keselamatan dan kebahagiaan, sementara jalan pelanggaran akan memimpin hanya kepada malapetaka dan kekalahan.”

Patriarchs and Prophets 591.1

Marilah kita percaya dan menurut kepada semua perintah Allah.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

19 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

6 days ago