Renungan Kitab 1 Raja-Raja

Perenungan 1 Raja-raja 14 – Rehabeam dan Kemurtadan Yehuda

“Motif utama catatan dalam kitab Raja-Raja tampaknya adalah untuk mengungkap peran masing-masing individu dalam sejarah keagamaan kerajaan tersebut. Dalam kasus raja-raja tertentu, informasinya adalah bahwa penguasalah yang melakukan kejahatan (2 Raja-raja 17:2; 21:2, 20; 23:32, 37; 24:9, 19), tetapi dalam kasus Rehabeam catatan menyatakan bahwa “Yehuda melakukan kejahatan.” Kemurtadan di Yehuda jelas merupakan hasil panen dari benih mematikan yang ditaburkan oleh contoh jahat Salomo, yang di bawah penyembahan berhalanyalah generasi muda bangsa itu dibesarkan. Rehabeam lemah dan bimbang, dan tidak mengambil inisiatif untuk mengekang bangsa itu ketika mereka melakukan kesalahan.” (Nichol, Francis D.: SDA BC, 1 Raj 14:22)

“Rehabeam, putra yang dipilih Salomo sebagai penerusnya, telah menerima dari ibunya, seorang wanita Amon, sebuah cap karakter yang menuntunnya untuk memandang dosa sebagai hal yang diinginkan. Kadang-kadang dia berusaha keras untuk melayani Tuhan, dan dianugerahi kemakmuran; namun ia tidak teguh, dan akhirnya menyerah pada pengaruh-pengaruh kejahatan yang mengelilinginya sejak kecil.”

The SDA Bible Commentary, Vol. 2, 1033.3

Dari sini kita bisa belajar untuk menjadi orang yang teguh dan setia kepada Tuhan, menjadi orang yang berdiri teguh untuk memegang kebenaran sampai akhir, bukan hanya di awal.

Sama seperti sebuah pertandingan, kita harus selesaikan sampai garis akhir, bukan hanya berlari di awal. Mengapa? Agar kita bisa berkata, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” (2 Timotius 4:7)

Kiranya renungan hari ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 4 (Bagian 1) – Abraham Dibenarkan karena Iman

Setelah dalam Roma 3 Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan…

23 hours ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

2 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 7) – Iman yang Meneguhkan Hukum

Setelah menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat, Paulus menutup…

2 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 6) – Tidak Ada Alasan untuk Bermegah

Setelah menjelaskan bahwa manusia dibenarkan melalui iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat, Paulus mengajukan…

3 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 5) – Salib: Keadilan dan Kasih Allah

Setelah menjelaskan bahwa semua orang telah berdosa dan hanya dapat dibenarkan oleh kasih karunia, Paulus…

4 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 4) – Semua Membutuhkan Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kebenaran Allah diterima melalui iman kepada Yesus Kristus, Paulus menunjukkan mengapa kasih…

5 days ago